Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh media regional terkemuka di tanah air. Berdasarkan analisis tim redaksi dari laporan yang dihimpun, keberhasilan mempertahankan eksistensi dan pengaruh kuat di ranah digital berhasil membawa Tribun Jabar meraih penghargaan bergengsi Media Brand Award 2026 dari Serikat Perusahaan Pers.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Apresiasi tersebut diserahkan langsung dalam sebuah acara resmi yang bertempat di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses penilaian objektif yang mengukur kekuatan merek media sepanjang periode Juni 2025 hingga 2026 berdasarkan empat indikator utama.
Berdasarkan pengamatan awak media, penilaian tersebut mencakup tingkat visibilitas merek, keterlibatan audiens, hingga reputasi merek di ruang digital. Keberhasilan ini tidak hanya diraih oleh Tribun Jabar, melainkan juga sejumlah media jaringan Tribun Network lainnya seperti Banjarmasin Post dan Serambi Indonesia untuk kategori media lokal, serta Tribunnews.com untuk kategori media nasional.
Menanggapi pencapaian tersebut, Pemimpin Redaksi Tribun Jabar, Adi Sasono, menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan motivasi besar untuk terus konsisten menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas.
"Kami berterima kasih karena sebenarnya upaya kami untuk tetap kelihatan di dunia jurnalistik, terutama juga di mata masyarakat, kami sudah cukup dihargai oleh SPS. Saya kira ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk tetap menyajikan jurnalisme yang bermutu," ungkap Adi.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Serikat Perusahaan Pers, Asmono Wikan, menekankan bahwa di tengah dinamika industri media yang kian kompetitif, kekuatan merek menjadi aset vital bagi perusahaan pers agar dapat terus bertahan dan berkembang.
"Kehadiran brand yang kuat dari sebuah media itu sungguh sebuah modal luar biasa di tengah gempita media dan hubungan dengan publik hari ini," jelas Asmono.
SPS lantas mendorong seluruh pengelola media nasional maupun lokal untuk terus meningkatkan kapasitas serta kualitas konten pemberitaan. Langkah ini dinilai penting agar media tidak sekadar menjadi saluran informasi, melainkan bertransformasi menjadi rujukan pengetahuan yang mencerahkan masyarakat.