Industri musik Tanah Air kembali berduka setelah salah satu musisi senior terbaiknya menghembuskan napas terakhir. Bambang Sutrisno atau yang akrab disapa Trisno, bassist PAS Band, dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu sore di Kota Bandung, Jawa Barat, dalam usia 55 tahun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan dari manajemen, kabar kepergian musisi senior tersebut telah dikonfirmasi langsung oleh manajer PAS Band, Andrian Ramdany. "Betul (meninggal dunia)," ujar Andrian saat dihubungi awak media untuk mengonfirmasi berita duka yang menyebar luas di kalangan penggemar.
Sebelum berpulang, kondisi kesehatan musisi asal Bandung ini memang sempat menjadi perhatian publik dan rekan sesama musisi. Sehari sebelum kabar duka diumumkan, drummer PAS Band, Sandy Andarusman, membagikan informasi bahwa Trisno tengah menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit dalam kondisi kritis.
Mengutip keterangan dari pihak terdekat, pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa almarhum sempat berjuang melawan sejumlah komplikasi serius pada organ vitalnya. Trisno dikabarkan menderita gangguan liver, hipertensi, hingga gagal ginjal yang membuat fungsi organ tersebut menurun drastis.
Berdasarkan analisis awak media, kepergian Trisno meninggalkan duka yang mendalam bagi para penikmat musik rock era 90-an. Bersama PAS Band, almarhum telah mendedikasikan hidupnya untuk membentuk karakter musik cadas yang ikonik dan mewarnai perjalanan industri hiburan Indonesia.