Kaki yang terasa berat, nyeri, atau bengkak setelah terlalu lama beraktivitas sering kali dianggap sebelah mata sebagai kelelahan otot biasa. Berdasarkan laporan medis, keluhan tersebut ternyata bisa menjadi indikasi awal adanya gangguan pada pembuluh darah balik atau vena yang dikenal luas sebagai chronic venous insufficiency (CVI) atau insufisiensi vena kronis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis kesehatan vaskular, insufisiensi vena kronis merupakan kondisi ketika pembuluh darah vena pada bagian tungkai mengalami kegagalan dalam mengalirkan darah kembali menuju jantung secara optimal. Kondisi ini umumnya dipicu oleh kerusakan fungsi katup vena yang seharusnya menjaga agar aliran darah tetap bergerak satu arah ke jantung, sehingga darah akhirnya tertahan dan meningkatkan tekanan di area kaki.
Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan Intervensi Vaskular Siloam Hospitals TB Simatupang, dr. Emanoel Oepangat menjelaskan bahwa varises memang sering kali menjadi gejala fisik awal dari CVI, namun tidak semua orang yang memiliki varises pasti mengalami gangguan tersebut. "Varises dapat menjadi tanda awal atau gejala fisik dari CVI, namun yang perlu dinilai bukan hanya tampilannya," ujar dr. Emanoel dalam keterangannya.
Lebih lanjut, tim redaksi mencatat bahwa risiko kemunculan penyakit vaskular ini dapat meningkat tajam pada individu dengan faktor tertentu seperti pertambahan usia, riwayat keluarga, kehamilan, obesitas, hingga kebiasaan duduk atau berdiri dalam waktu lama. Jika diabaikan dan tidak segera ditangani dengan pemeriksaan ultrasonografi dupleks, kerusakan katup vena dapat berujung pada komplikasi serius berupa perubahan warna kulit, nyeri kronis, hingga luka terbuka yang sulit disembuhkan.