Loading
Kabayan News Jawa Barat Kabayan News Jawa Barat
/home / gaya hidup / Manusia Kentut Lima Kali Sehari,...
GAYA HIDUP

Manusia Kentut Lima Kali Sehari, Studi Terbaru Ungkap Faktanya

By Bobi Alexsander Hutagalung • 1 min read • 13 September 2026
Ilustrasi manusia sedang mengalami masalah pencernaan akibat sering buang gas

Ilustrasi manusia sedang mengalami masalah pencernaan akibat sering buang gas

Rasa penasaran mengenai frekuensi normal manusia buang gas akhirnya terjawab melalui sebuah studi ilmiah yang dilakukan oleh para peneliti dari Commonwealth Scientific and Industrial Research Organisation di Australia. Berdasarkan laporan awak media, riset unik ini melibatkan ribuan partisipan yang mencatat aktivitas buang gas mereka menggunakan aplikasi ponsel khusus secara real-time.

Berdasarkan analisis data yang terkumpul dari ribuan partisipan, terungkap bahwa rata-rata seseorang membuang gas sebanyak lima kali dalam sehari dengan angka median sekitar 3,8 kali. Mayoritas peserta riset atau sekitar 79,3 persen tercatat mengalami frekuensi buang gas antara dua hingga tujuh kali setiap harinya.

Angka temuan terbaru ini ternyata jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan asumsi medis pada studi-studi terdahulu yang sempat menyebutkan bahwa manusia bisa kentut belasan hingga puluhan kali sehari. Menurut pengamatan tim redaksi, perbedaan angka yang signifikan ini terjadi karena pencatatan dilakukan saat peserta dalam kondisi terjaga sehingga aktivitas buang gas di malam hari tidak tercatat.

Meskipun buang gas adalah proses biologis yang sangat normal, para ahli kesehatan tetap mengingatkan bahwa frekuensi yang terlalu berlebihan bisa menjadi indikasi gangguan kesehatan tertentu. Sebagaimana dijelaskan, produksi gas berlebih di dalam saluran pencernaan bisa dipicu oleh sensitivitas makanan seperti laktosa, kondisi medis tertentu, hingga kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi serat.

Topics
kesehatan pencernaan penelitian fakta unik australia gaya hidup
Jurnalis Hukum & Kriminal

Bobi adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas di Jawa Barat. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal di Jawa Barat.