Spanyol sukses mengamankan bintang kedua mereka di ajang Piala Dunia 2026 usai mengalahkan sang juara bertahan Argentina. Kemenangan ini sekaligus mengulangi pencapaian fantastis Tim Matador yang berhasil mengawinkan gelar Euro dan Piala Dunia seperti pada periode 2008-2010.
Perlawanan Sengit Argentina dan Kartu Merah Enzo
Baca Juga
-
Atmosfer Super Bowl Warnai Finale Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium
Final Piala Dunia 2026 menghadirkan gaya hiburan khas Amerika Serikat di MetLife Stadium,...
-
Hanya Punya Dua Kiper, Persib Bandung Lirik Cahya Supriadi
Persib Bandung dilaporkan tengah mengincar kiper PSIM Yogyakarta Cahya Supriadi demi mengatasi...
-
Krisis Internal FFF, Ketegangan Primes dan Fasilitas Rusak Hubungan Deschamps
Krisis internal melanda Timnas Prancis selama Piala Dunia 2026 akibat memburuknya hubungan...
-
Mariano Peralta Bergabung, Kedalaman Skuad Persib Bandung Kian Mentereng
Persib Bandung resmi mendatangkan Mariano Peralta secara gratis. Masuknya MVP Super League ini...
Laga final berlangsung alot dengan intensitas tinggi dari kedua tim. Argentina tampil agresif dan terpaksa bermain dengan 10 orang usai Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua di masa tambahan waktu menit ke-90+3.
Meskipun kalah jumlah pemain, Tim Tango sempat memberikan ancaman fatal di penghujung laga lewat tembakan pertama mereka pada menit ke-117. Giuliano Simeone hampir memaksakan hasil imbang melalui peluang emas di menit ke-120, namun pertahanan Spanyol mampu bertahan.
Peran Kunci Nico Williams dan Gol Ferran Torres
Masuknya Nico Williams pada menit ke-75 menjadi titik balik permainan La Roja. Penyerang Bilbao ini berkali-kali merepotkan Kiper Argentina, Emiliano Martinez, yang mencatatkan serangkaian penyelamatan penting atas peluang Lamine Yamal, Pau Cubarsi, hingga Williams sendiri.
Kebuntuan akhirnya terpecah pada babak perpanjangan waktu menit ke-106. Umpan terukur dari Nico Williams berhasil diselesaikan dengan manis oleh Ferran Torres, yang membawa Spanyol mengunci kemenangan hingga peluit panjang dibunyikan.
Duka Lionel Messi di Laga Puncak
Hasil ini menjadi akhir yang pahit bagi Lionel Messi yang gagal membawa negaranya mempertahankan gelar. Meski kalah di partai puncak, La Pulga tetap mencatatkan namanya dalam sejarah besar sepak bola dunia dengan mengantongi tiga penampilan final dan satu trofi Piala Dunia.