Zinedine Zidane dipastikan akan memimpin era baru Tim Nasional Prancis sebagai pelatih kepala, menggantikan Didier Deschamps yang mengakhiri masa jabatannya selama 14 tahun. Pengumuman resmi penunjukan pemenang Ballon d'Or 1998 tersebut dijadwalkan berlangsung antara akhir pekan ini hingga Senin, 27 Juli 2026.
Susunan Staf Kepelatihan Mulai Terkuak
Baca Juga
-
Atmosfer Super Bowl Warnai Finale Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium
Final Piala Dunia 2026 menghadirkan gaya hiburan khas Amerika Serikat di MetLife Stadium,...
-
Hanya Punya Dua Kiper, Persib Bandung Lirik Cahya Supriadi
Persib Bandung dilaporkan tengah mengincar kiper PSIM Yogyakarta Cahya Supriadi demi mengatasi...
-
Kalahkan Argentina, Spanyol Raih Gelar Juara Piala Dunia 2026
Spanyol meraih gelar juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina lewat gol tunggal...
-
Krisis Internal FFF, Ketegangan Primes dan Fasilitas Rusak Hubungan Deschamps
Krisis internal melanda Timnas Prancis selama Piala Dunia 2026 akibat memburuknya hubungan...
Zidane dilaporkan telah menyiapkan jajaran tim kepelatihan yang diambil dari jaringan profesionalnya. Mantan kiper legendaris Prancis, Fabien Barthez, berpotensi besar mengisi posisi pelatih penjaga gawang. Selain itu, mantan pelatih fisik Real Madrid, Gregory Dupont, juga diperkirakan bakal masuk ke dalam staf.
Pelatih berusia 54 tahun ini juga sangat menyadari pentingnya pemahaman mendalam terhadap bakat muda Prancis. Untuk mendalami potensi pemain muda, Zidane bakal berkonsultasi dengan rekannya, Bernard Diomede, yang telah berpengalaman mengani tim nasional kelompok umur selama lebih dari satu dekade.
Awal Tugas dan Jadwal Padat di Liga Negara
Kontrak kerja tim kepelatihan baru ini akan berlaku secara resmi mulai 1 September 2026. Meski begitu, para penggemar harus menunggu hingga akhir September untuk melihat penampilan perdana Les Bleus di bawah asuhan Zidane dalam jadwal pertandingan yang sangat padat.
Prancis dijadwalkan melakoni empat laga UEFA Nations League berturut-turut. Misi pertama Zidane dimulai saat melawat ke markas Turki pada 25 September dan Belgia pada 28 September, sebelum menjamu Italia pada 2 Oktober serta Belgia pada 5 Oktober di Stade de France.