Kabar mengejutkan datang dari industri hiburan global yang langsung direspons positif oleh para pelaku pasar di bursa Wall Street. Berdasarkan laporan terkini, harga saham Warner Bros Discovery dan Paramount Skydance dilaporkan mengalami lonjakan signifikan masing-masing sebesar 7 persen dan 5 persen pada perdagangan awal pekan ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis dari awak media, lonjakan harga saham tersebut dipicu oleh kabar bahwa Paramount telah mencapai titik terang dalam proses penyelesaian sanksi dengan para pejabat di California. Sebelumnya, otoritas setempat sempat berupaya keras untuk menjegal langkah akuisisi raksasa bernilai fantastis mencapai USD 111 miliar atau setara dengan ribuan triliun rupiah atas dasar aturan antimonopoli.
Mengutip laporan dari sumber yang mengetahui perundingan tersebut, kesepakatan damai ini mencakup klausul penalti finansial yang cukup ketat bagi perusahaan hasil penggabungan jika gagal memproduksi film sesuai kuota. Perusahaan diwajibkan untuk merilis sedikitnya 30 film di bioskop setiap tahunnya, atau bersiap menghadapi denda sebesar USD 30 juta untuk setiap film yang kurang dari target.
Dari pengamatan tim redaksi, tekanan hukum sebelumnya memang datang dari berbagai penjuru termasuk selusin jaksa agung negara bagian dari Partai Demokrat serta serikat penulis Amerika Serikat yang melayangkan gugatan resmi. Mereka menilai aksi korporasi besar di bawah kendali CEO David Ellison ini berpotensi memberikan cengkeraman monopoli yang terlalu kuat terhadap industri perfilman dan televisi kabel global.
Kendati perundingan damai dengan Jaksa Agung California Rob Bonta berjalan semakin intensif dalam beberapa hari terakhir, kesepakatan akhir secara resmi masih terus digodok. Langkah ekspansif ini sendiri merupakan kelanjutan dari sengitnya persaingan penawaran melawan Netflix sebelumnya, hingga akhirnya para pemegang saham menyetujui pinangan bernilai jumbo tersebut.