Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Jurusan Teknik Konversi Energi Politeknik Negeri Bandung atau Polban resmi menyerahkan mesin pencacah sampah organik kepada pihak SMK Negeri 2 Cimahi. Langkah inovatif ini dihadirkan sebagai solusi nyata atas persoalan penumpukan limbah organik di lingkungan sekolah kejuruan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan tim redaksi, kegiatan ini diinisiasi oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat atau P3M Polban dengan melibatkan tim ahli yang diketuai oleh Ika Yuliyani. Kehadiran teknologi tepat guna ini diharapkan mampu membantu pihak sekolah dalam mengelola kebersihan lingkungan secara mandiri dan berkelanjutan.
Sebelum penyerahan dilakukan, tim menemukan sejumlah kendala teknis pada mesin pencacah lama milik sekolah, mulai dari keausan mata pisau yang terlalu cepat hingga risiko kemacetan mesin akibat penumpukan material sampah daun kering.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, tim Polban melakukan sejumlah modifikasi signifikan seperti menambah jumlah bilah baja dan menyertakan material fleksibel berbahan nilon. Langkah perbaikan ini dirancang agar kapasitas pencacahan menjadi jauh lebih optimal serta menghasilkan ukuran serpihan yang lebih seragam.