Lama Vakum, Do Daeyoon Togeworl Buka Suara Soal Gangguan Bipolar

Do Daeyoon mantan anggota duo K-Pop Togeworl yang sempat vakum dari dunia hiburan.
Do Daeyoon mantan anggota duo K-Pop Togeworl yang sempat vakum dari dunia hiburan.
Ringkasan: Do Daeyoon Togeworl akhirnya membeberkan alasan menghilangnya di puncak karier karena harus menjalani perawatan akibat gangguan bipolar parah.

Mantan anggota grup duo Togeworl, Do Daeyoon, akhirnya buka suara terkait alasannya mendadak menghilang dan vakum dari dunia musik di puncak popularitas. Ia mengaku terpaksa menghentikan aktivitasnya akibat mengalami gangguan kesehatan mental bipolar yang sangat parah.

Tekanan Mental dan Keputusan Pulang ke AS

Baca Juga

Nama Togeworl yang beranggotakan Do Daeyoon dan Kim Yerim meroket usai dilatih oleh Yoon Jong Shin dalam audisi di New York hingga meraih posisi ketiga. Namun, kurang dari setahun setelah bergabung dengan Mystic Entertainment, Daeyoon mendadak kembali ke Amerika Serikat dan hiatus dari dunia hiburan.

Daeyoon menjelaskan bahwa saat itu dirinya masih remaja dan merasakan tekanan luar biasa tanpa tahu cara mengatasinya. "Alasan saya harus mengambil jeda panjang adalah karena saya benar-benar berjuang melawan gangguan bipolar. Saya tidak punya pilihan selain mundur untuk waktu yang lama," ungkap Daeyoon.

Jalani Berbagai Pekerjaan Selama Hiatus

Selama berada di Amerika Serikat, Daeyoon sempat dirawat di rumah sakit dan mencoba membangun kehidupan baru di luar industri musik. Ia pernah bekerja di gudang perhiasan, bagian inspeksi kualitas, staf kantor, hingga menjadi bartender, bahkan sempat menjadi manajer penyanyi Jang Beom June.

Momen Reuni dengan Kim Yerim

Setelah lebih dari satu dekade berlalu, Daeyoon memberanikan diri kembali ke Korea dan menghubungi Kim Yerim untuk tampil bersama lagi. Yerim menyambut baik dan mengakui bahwa perpaduan vokal mereka masih terasa sangat alami seperti dulu.

Daeyoon pun menyampaikan rasa terima kasih dan permohonan maafnya kepada Yerim yang harus berjuang sendirian selama ia pergi. "Saya berterima kasih kepada Yerim. Tidak mudah baginya untuk berpromosi sendirian saat saya berada di Amerika Serikat. Saya minta maaf, dan dia telah bekerja sangat keras," pungkasnya.