Peringatan Hari Jadi ke-528 Kabupaten Kuningan resmi ditutup lewat kemeriahan Karnaval Budaya yang digelar pada Minggu (13/9/2026). Berdasarkan pantauan awak media, ribuan warga memadati sepanjang rute pawai demi menyaksikan ragam atraksi seni yang disajikan oleh berbagai kontingen peserta secara tertib dan penuh antusiasme.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Bupati Kuningan, H Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa helaran tahunan tersebut bukan sekadar hiburan semata. Menurut analisis tim redaksi, acara ini dirancang sebagai sarana edukasi publik untuk memperkuat kembali ikatan emosional masyarakat dengan nilai-nilai luhur kearifan lokal daerah.
Dalam sambutannya, Dian menyatakan bahwa kemajuan zaman dan gempuran modernisasi tidak boleh sampai mengikis identitas serta jati diri warga Kuningan. "Untuk masyarakat boleh memiliki keinginan untuk maju dan berkembang, namun tetap harus mengingat jasa serta warisan para leluhur," ujar Dian di hadapan publik.
Ia juga menambahkan bahwa sebuah daerah hanya akan benar-benar bertransformasi menjadi wilayah yang maju apabila masyarakatnya senantiasa merawat akar budaya dan tradisi lokal. Komitmen tersebut dinilai sejalan dengan visi bersama jajaran pimpinan daerah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang responsif.
Di sisi lain, pelaksanaan karnaval tahun ini menuai apresiasi tinggi karena dinilai jauh lebih matang dan terkonsep dibandingkan tahun sebelumnya. Antusiasme warga yang bertahan hingga akhir acara selama lima jam tanpa jeda menjadi bukti suksesnya perayaan puncak Hari Jadi Kuningan kali ini.