PT Bank Rakyat Indonesia Tbk semakin mempertegas komitmen nyatanya dalam mendukung sektor perumahan rakyat melalui perluasan akses pembiayaan yang inklusif. Langkah strategis ini diwujudkan lewat kolaborasi erat bersama pemerintah serta para pelaku industri perumahan dalam acara Sosialisasi Program Pembiayaan Perumahan KPP dan FLPP Wilayah Jakarta di Gelanggang Jakarta Timur.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Acara penting tersebut turut dihadiri oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto, serta jajaran perwakilan asosiasi pengembang terkemuka seperti REI, APERSI, dan HIMPERRA.
Dalam kesempatan itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI Maruarar Sirait memberikan apresiasi tinggi atas kinerja BRI dalam memastikan implementasi program pembiayaan berjalan efektif dan tepat sasaran. Menurut pengamatan tim redaksi, komitmen kuat dari perbankan pelat merah ini menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan kebijakan pro-rakyat di lapangan.
Maruarar menegaskan bahwa BRI telah membuktikan kapabilitasnya dalam menjalankan misi negara secara efektif, efisien, dan tanpa hambatan birokrasi yang merugikan masyarakat. Sebagaimana dilaporkan, tidak ada laporan pungutan liar maupun hambatan berarti dalam proses penyaluran kredit yang dikelola oleh bank tersebut.
Sebagai bentuk nyata dukungan tersebut, BRI mencatatkan penyaluran Kredit Program Perumahan senilai total Rp427,5 miliar kepada 1.619 debitur. Angka ini mencakup pembiayaan sisi pasokan kepada pengembang, toko bahan bangunan, dan kontraktor, serta pembiayaan sisi permintaan bagi pelaku UMKM.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkenalkan kemudahan akses pembiayaan kepada masyarakat luas. Berdasarkan analisis awak media, langkah jemput bola ini sangat krusial untuk mendongkrak tingkat literasi finansial sektor perumahan.
Secara nasional, portofolio pembiayaan perumahan BRI menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif dengan penyaluran KPP mencapai Rp12 triliun kepada puluhan ribu debitur hingga September 2026. Sementara itu, realisasi FLPP juga terus digenjot demi mencapai target ambisius pemerintah pada tahun ini.
Guna menarik minat masyarakat, BRI turut menghadirkan berbagai penawaran menarik seperti DP ringan dan suku bunga tetap yang kompetitif. Informasi lengkap terkait program menarik ini dapat diakses secara langsung melalui tautan resmi yang telah disediakan oleh pihak bank.