Loading
Kabayan News Jawa Barat Kabayan News Jawa Barat
/home / teknologi / Lonjakan Tarif Seluler Dongkrak...
TEKNOLOGI

Lonjakan Tarif Seluler Dongkrak Inflasi AS, Sinyal Keras Suku Bunga Fed

By Bobi Alexsander Hutagalung • 2 min read • 12 September 2026
Ilustrasi grafik ekonomi dan pergerakan suku bunga Federal Reserve di Amerika Serikat

Ilustrasi grafik ekonomi dan pergerakan suku bunga Federal Reserve di Amerika Serikat

Kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve diproyeksikan berada di titik penentuan setelah data inflasi terbaru menunjukkan angka di atas perkiraan pasar. Berdasarkan laporan yang dirilis Bureau of Labor Statistics pada Jumat, lonjakan tak terduga pada sektor telekomunikasi menjadi salah satu pemicu utama kenaikan tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg.

Indeks harga konsumen inti yang tidak memasukkan komponen makanan dan energi tercatat mendaki sebesar 0,3 persen pada Agustus secara bulanan. Angka ini melampaui hasil survei median para ekonom yang sebelumnya mematok proyeksi kenaikan di kisaran 0,2 persen.

Berdasarkan analisis awak media, kenaikan signifikan sebesar 5,9 persen pada layanan telepon nirkabel memberikan kontribusi besar terhadap pembentukan angka inflasi inti tersebut. Perubahan tarif yang diterapkan oleh operator seluler besar seperti AT&T Inc. dan T-Mobile US Inc. dinilai menjadi faktor dominan di balik lonjakan harga ini.

Sejumlah ekonom dari institusi keuangan global seperti Bank of America Corp., Barclays Plc, serta Pantheon Macroeconomics menyoroti langkah penyesuaian tarif yang dilakukan oleh operator seluler. AT&T sebelumnya mengumumkan kenaikan harga pada sejumlah paket langganan, sementara T-Mobile menghentikan beberapa paket lama yang otomatis mengalihkan konsumen ke tarif lebih tinggi.

Menanggapi dinamika data tersebut, Presiden Inflation Insights LLC Omair Sharif berpendapat bahwa bank sentral tidak memiliki ruang untuk mengabaikan indikator inflasi yang ada. "Meskipun indeks nirkabel memberikan andil besar pada inflasi inti, Federal Reserve tidak akan memiliki keleluasaan untuk memilah-milah data secara mendetail pada pertemuan pekan depan," ujarnya.

Sebagaimana dicatat oleh tim pengamat ekonomi, meskipun faktor kenaikan tarif seluler dianggap bersifat sementara, tekanan inflasi secara keseluruhan tetap memberikan argumen kuat bagi para pengambil kebijakan untuk mengambil langkah pengetatan lanjutan pada pekan mendatang.

Topics
federal reserve suku bunga inflasi as ekonomi global amerika serikat telekomunikasi bloomberg
Jurnalis Hukum & Kriminal

Bobi adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas di Jawa Barat. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal di Jawa Barat.