Sebuah rekaman video yang memperlihatkan aktivitas pemindahan ratusan karung beras bantuan pangan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, mendadak viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Dalam video berdurasi singkat tersebut, terlihat beberapa orang memindahkan karung putih dari mobil pikap pada malam hari ke sebuah tempat penampungan di Desa Ambit, Kecamatan Waled.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, total terdapat 198 karung beras dengan masing-masing berat mencapai 10 kilogram yang tertumpuk di kediaman seorang warga yang diduga bertindak sebagai pengepul. Berdasarkan analisis awak media, kasus ini membuka kembali celah kerentanan distribusi bantuan sosial yang kerap disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Cirebon menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah temuan tersebut murni praktik penimbunan ilegal atau bukan. Kepala Bidang Ketersediaan, Kerawanan dan Distribusi Pangan DKPP Kabupaten Cirebon, Moch. Muslih menyebutkan bahwa instansinya mengetahui kejadian ini setelah ramai diberitakan di media massa.
"Masih dalam proses penyelidikan dari pihak kepolisian. Jadi belum tahu apakah itu penimbunan atau bagaimana," ujar Muslih saat diwawancarai awak media.
Menanggapi temuan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Waled bersama Polresta Cirebon langsung bergerak cepat untuk mendalami kasus ini melalui koordinasi dengan unit terkait. Pihak kepolisian memastikan setiap petunjuk dan video yang beredar akan diteliti secara menyeluruh guna mengungkap motif di balik penumpukan ratusan karung beras bansos tersebut.