Pendidikan politik dan tata negara kini semakin mendesak untuk ditanamkan sejak dini kepada kalangan pelajar. Menjawab tantangan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj. Lilis Nurlia, S.Pd.I., M.Pd., secara aktif menggalakkan pemahaman demokrasi yang utuh dan aplikatif bagi generasi muda di lingkungan sekolah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, langkah strategis ini tidak sekadar mengenalkan hak suara atau kebebasan berpendapat semata. Para siswa diajak menyelami esensi yang lebih dalam, mulai dari pentingnya memegang teguh tanggung jawab, menghargai segala bentuk perbedaan, hingga menaati aturan guna menjaga ketertiban bersama.
Kegiatan edukatif yang menyasar para pelajar SMK Mandiri di Kota Bekasi ini memperlihatkan antusiasme yang tinggi dari kalangan remaja. Menurut Lilis, sekolah merupakan laboratorium sosial terbaik untuk mempraktikkan nilai-nilai demokrasi dalam keseharian mereka, sebelum nantinya terjun langsung ke tengah masyarakat yang lebih luas.
Sebagaimana dilaporkan dalam agenda legislatif, program pembinaan ini turut melibatkan sinergi lintas sektor yang melibatkan unsur dewan, pihak kepolisian, serta jajaran manajemen sekolah. Polisi hadir untuk memberikan pemahaman hukum, sementara anggota DPRD membuka wawasan siswa mengenai mekanisme penyampaian aspirasi secara santun dan konstitusional.
Dari analisis awak media, penguatan karakter lewat pendidikan demokrasi krusial untuk membentengi generasi muda dari potensi disintegrasi sosial. Mengutip pandangan Lilis Nurlia, generasi bangsa tidak boleh hanya cerdas secara akademis dan terampil secara kejuruan, melainkan juga harus tumbuh menjadi individu yang kritis dan beretika.
Melalui rangkaian kegiatan edukasi yang konsisten di Kota Bekasi, politisi asal Dapil VIII yang meliputi Kota Depok dan Kota Bekasi ini berharap iklim demokrasi masa depan kian matang. Partisipasi aktif yang diiringi kesadaran hukum dan toleransi tinggi diyakini mampu melahirkan tatanan masyarakat yang aman, harmonis, serta berkarakter.