Warga Kabupaten Cirebon digegerkan oleh insiden berdarah yang melibatkan hubungan kekerabatan keluarga. Seorang pria berinisial SM alias D secara membabi buta menyerang dua orang wanita paruh baya berinisial R (52) dan A (65) yang notabene adalah bibinya sendiri.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Peristiwa penusukan sadis tersebut terjadi pada Rabu malam di kawasan Pecilon, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung. Berdasarkan laporan pihak berwajib, kedua korban saat itu sedang duduk bersantai di teras rumah bersama suami mereka sebelum pelaku tiba-tiba datang dan melancarkan serangan.
Pelaku SM langsung menghujamkan tikaman ke arah korban R pada bagian pinggul, kemudian melanjutkan aksinya dengan menusuk korban A di bagian perut sebelah kanan. Situasi tegang sempat mewarnai lokasi kejadian sebelum anak dari korban A bergegas keluar rumah untuk melerai serta mengamankan kedua korban ke dalam ruangan.
Menurut keterangan dari Kapolsek Kedawung, Kompol Ahmad Nasori, pelaku sempat melarikan diri sesaat setelah melakukan aksinya. Namun, berkat kesigapan aparat kepolisian bersama warga setempat, pelarian pelaku berhasil dihentikan dan ia diringkus di Jalan Simega tanpa perlawanan berarti.
Tim kepolisian yang mendatangi tempat kejadian perkara langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau dapur sepanjang sepuluh sentimeter yang digunakan pelaku. Kedua korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis intensif akibat luka serius yang diderita.
Dari hasil pendalaman sementara, pihak kepolisian menduga kuat bahwa aksi nekat tersebut dipicu oleh rasa sakit hati mendalam yang dipendam oleh pelaku. Berdasarkan analisis awak media dan keterangan aparat, pelaku merasa sering dikucilkan serta mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari para korban yang masih merupakan kerabat dekatnya sendiri.