Langkah besar kembali diambil oleh Meta dalam memaksimalkan potensi kecerdasan buatan mereka melalui agen AI terbaru bernama Muse. Dalam ajang Meta Connect yang digelar hari Rabu, CEO Mark Zuckerberg memaparkan strategi monetisasi jangka panjang yang dirancang untuk mengubah cara pengguna berinteraksi dan bertransaksi secara digital.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, Meta tidak hanya menawarkan asisten virtual yang cerdas, tetapi juga membangun ekosistem komersial yang terintegrasi penuh. Mark Zuckerberg menegaskan kepada para pengembang bahwa teknologi ini dirancang untuk memberikan keuntungan finansial bagi pengguna sekaligus menciptakan aliran pendapatan baru bagi perusahaan.
"Kami percaya bahwa Muse akan menghasilkan uang bagi Anda, dan kami mengambil komitmen ini dengan menyediakan token gratis dalam jumlah besar serta mengambil sebagian kecil biaya dari transaksi," ujar Mark Zuckerberg di hadapan para pengembang.
Mengutip laporan dari awak media, strategi ekspansi komersial ini diperkuat oleh Chief AI Officer Meta Alexandr Wang yang mengumumkan integrasi sistem pembayaran PayPal serta kerja sama dengan berbagai merek ritel besar dunia. Sejumlah perusahaan ternama seperti Walmart, Best Buy, The Gap, Sephora, Wayfair, American Eagle, hingga layanan perjalanan Expedia dan belanja bahan makanan Instacart kini telah terhubung ke dalam ekosistem Muse.
Selain fitur belanja yang masif, Meta juga memperkenalkan kemampuan kendali komputer untuk perangkat Mac serta ekspansi perangkat keras seperti kacamata VR dan perangkat genggam Muse Charm. Berdasarkan analisis pasar, kehadiran berbagai fitur inovatif ini langsung mendongkrak popularitas aplikasi Muse yang sebelumnya telah merajai puncak unduhan di App Store dan Google Play Store sejak awal peluncurannya.
Analis pasar mencatat bahwa kesuksesan awal aplikasi Muse memberikan angin segar bagi para investor dan membantu diversifikasi sumber pendapatan Meta di luar bisnis iklan konvensional. Meski sempat mengalami sedikit koreksi pada perdagangan saham pra-pasar, antusiasme Wall Street terhadap potensi jangka panjang agen AI ini tetap berada di level yang sangat tinggi.