Loading
Kabayan News Jawa Barat Kabayan News Jawa Barat
/home / teknologi / Saham Lululemon Anjlok Tajam,...
TEKNOLOGI

Saham Lululemon Anjlok Tajam, Pendapatan Menurun Signifikan

By Bobi Alexsander Hutagalung • 2 min read • 5 September 2026
Grafik penurunan saham Lululemon setelah pemangkasan proyeksi pendapatan fiskal

Grafik penurunan saham Lululemon setelah pemangkasan proyeksi pendapatan fiskal

Saham Lululemon Athletica Inc. mengalami tekanan jual yang masif hingga merosot sekitar 18 persen menyusul keputusan perusahaan merevisi turun proyeksi pendapatan serta laba tahunan. Langkah penyesuaian tersebut diambil setelah kinerja keuangan pada kuartal kedua fiskal menunjukkan penurunan pendapatan bersih sebesar 4 persen menjadi 2,4 miliar dolar AS, disertai kontraksi penjualan sebanding hingga 9 persen.

Menurut keterangan Meghan Frank selaku pejabat sementara CEO dan CFO, perusahaan sengaja mengambil pendekatan yang sangat hati-hati dalam menghadapi dinamika pasar yang kian menantang. Pihaknya kini memperkirakan total pendapatan bersih tahun penuh berada di kisaran 10,35 miliar hingga 10,5 miliar dolar AS, yang merefleksikan penurunan sekitar 5 hingga 7 persen dari periode sebelumnya.

Berdasarkan pengamatan dari analisis awak media, langkah manajemen memangkas target ini merupakan strategi realistis untuk meredam ekspektasi pasar di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi sektor ritel pakaian olahraga. Hal tersebut senada dengan pandangan David Swartz, analis senior ekuitas dari Morningstar, yang menilai bahwa langkah awal kepemimpinan baru ini bertujuan menghindari target terlalu agresif yang sulit tercapai.

Lebih lanjut, Swartz menegaskan bahwa kondisi fundamental internal perusahaan sebenarnya tetap berada di jalur yang aman tanpa risiko finansial yang mengkhawatirkan karena absennya beban utang. Tantangan terbesar yang harus segera diselesaikan oleh manajemen saat ini murni berkaitan dengan upaya memulihkan kembali pertumbuhan penjualan ritel secara berkelanjutan.

Tekanan pasar ini juga terjadi menjelang transisi kepemimpinan besar di mana veteran Nike, Heidi O'Neill, dijadwalkan secara resmi mengambil alih kemudi sebagai CEO baru. Berdasarkan analisis tim redaksi, pengalaman panjang O'Neill dalam membangun strategi merek global diharapkan mampu membawa angin segar untuk mengatasi tantangan operasional sekaligus mendongkrak kembali kinerja jangka panjang Lululemon.

Topics
lululemon saham bisnis ekonomi ritel wall street amerika serikat
Jurnalis Hukum & Kriminal

Bobi adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas di Jawa Barat. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal di Jawa Barat.