Tim Nasional Thailand tampil sangat mendominasi tanpa memberi ruang perlawanan bagi Tim Nasional Pakistan dalam perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026 yang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026). Sepanjang durasi laga, skuad berjuluk Gajah Putih tersebut memegang kendali permainan secara penuh hingga membuat lawan menelan kekalahan telak dengan hasil akhir empat gol tanpa balas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kran gol Thailand dibuka lewat aksi cemerlang Teerasak pada menit ke-31, sebelum disusul sontekan manis Jude Soonsup-Bell di menit ke-41 yang memperlebar margin keunggulan sebelum turun minum. Memasuki babak kedua, dominasi wakil Asia Tenggara tersebut sama sekali tidak mengendur di tengah lapangan.
Petaka bagi kubu lawan bertambah ketika gol ketiga Thailand tercipta akibat kekeliruan bunuh diri pemain Pakistan, Harus Zeb, pada menit ke-64. Menjelang penghujung laga, Teerasak kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-84 untuk mengunci kemenangan meyakinkan empat gol tanpa balas bagi negaranya.
Berdasarkan pengamatan tim redaksi, kemenangan mutlak ini memperlihatkan kedalaman skuad Thailand yang sangat matang dalam turnamen regional tahun ini. Arsitek taktik Thailand, Anthony Hudson, mengekspresikan rasa bangga mendalam atas performa konsisten yang ditunjukkan oleh seluruh pasukannya di atas lapangan hijau.
"Saya melihatnya dan merasa tugas telah diselesaikan dengan baik, fokus saat ini dengan cepat beralih ke Vietnam," ujar Anthony selepas pertandingan berakhir dengan senyuman puas.
Jadwal pertandingan selanjutnya memang menuntut Thailand untuk bersua Vietnam pada Selasa (29/9/2026), yang diprediksi menjadi duel sarat gengsi serta pertarungan taktik tingkat tinggi antarnegara Asia Tenggara.
"Kini recovery, mempersiapkan persiapan kami dengan benar, bersiap untuk pertandingan berikutnya. Tapi, saya sangat bangga dengan para pemain atas pekerjaan yang mereka lakukan malam ini," tambah pelatih berkebangsaan Inggris tersebut.
Bagi Anthony, baik Vietnam maupun kompetitor manapun di grup ini, fokus utama tim pelatih selalu ditujukan pada pertarungan yang paling dekat di depan mata agar konsentrasi pemain tidak pecah.
Ia menegaskan bahwa kunci terpenting dalam mengarungi kejuaraan padat ini terletak pada proses pemulihan stamina para penggawa agar selalu bugar menghadapi intensitas pertandingan yang tinggi.
Di sudut lapangan berbeda, juru latih Pakistan, Nolberto Solano, mengakui ketangguhan lawan dan menyatakan bahwa anak asuhnya sudah berjuang maksimal menghadapi dominasi total dari sang juara grup.