Kawasan Jalan Raya Bomang atau Bojonggede-Kemang di Kabupaten Bogor kini mulai menunjukkan hasil nyata melalui sektor pertanian. Tanaman kangkung yang dibudidayakan di Area 12, 13, dan 14 telah sukses dipanen, sementara blok-blok lainnya masih menjalani penataan intensif guna memaksimalkan potensi produktivitas tanah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, langkah strategis ini merupakan wujud sinergi antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Satgas Pengawal Indonesia Emas Han Pangan Korem 061/Suryakancana pada Rabu (7/10/2026). Kolaborasi melibatkan perangkat daerah, Poktan Suryakancana, serta pengerahan alat berat untuk mengolah lahan agar siap pakai.
Aktivitas di lapangan tampak dinamis, di mana Area 16 difokuskan pada penebaran dolomit dan pemasangan mulsa, sementara alat berat bekerja meratakan tanah di Area 1 serta Area 19. Pembagian tugas yang terstruktur ini memastikan setiap jengkal lahan mendapatkan perawatan dan pengolahan yang tepat.
Menurut analisis awak media, pemanfaatan lahan tidur secara bertahap ini menjadi model efektif dalam mendongkrak kemandirian pangan regional. Pendekatan terpadu antara pembukaan lahan dan perawatan berkala terbukti mampu mempercepat kesiapan area pertanian baru.
Mayor Inf Eka P menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan kawasan Bomang sangat bergantung pada konsistensi kerja sama lintas instansi. "Kami terus melakukan pengecekan, pembagian tugas dan perawatan di masing-masing area. Semua unsur bergerak bersama agar lahan ini dapat dikelola dengan baik dan memberikan hasil yang optimal," ujarnya.
Dukungan penuh dari Pemkab Bogor berupa pengerahan alat berat dan pendampingan teknis mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga keberlangsungan program jangka panjang ini. Upaya kolaboratif tersebut diharapkan terus berlanjut demi memberikan manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat Kabupaten Bogor.