Warga Kampung Kebonkai, Desa Parakanhonje, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak digegerkan oleh penemuan benda yang diduga kuat sebagai tengkorak serta kerangka tulang manusia. Temuan mengerikan tersebut berlokasi di area kebun warga dan langsung memicu perhatian publik setempat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, aparat kepolisian setempat langsung bergerak cepat setelah menerima pengaduan dari masyarakat. Kapolsek Bantarkalong Iptu Agus Kasdili membenarkan adanya penemuan tengkorak manusia yang berlokasi di Blok Kebun Parunglutung.
"Iya betul, telah ditemukan diduga tengkorak dan tulang manusia di kebun," ujar Agus saat dikonfirmasi.
Dari analisis awak media, penemuan jenazah yang telah menjadi kerangka ini biasanya memerlukan waktu identifikasi yang cukup panjang oleh tim forensik. Mengingat kondisinya yang sudah berupa tulang belulang, proses penyelidikan membutuhkan kehati-hatian ekstra.
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kronologi penemuan bermula ketika seorang warga bernama Hendri Sapari pergi ke kebun untuk mencari sarang lebah madu. Di tengah aktivitasnya mencari madu pada hari sebelumnya, ia secara tidak sengaja melihat benda mirip tengkorak kepala manusia tergeletak di atas tanah.
Merasa penasaran bercampur kaget, saksi kemudian menceritakan temuan tersebut kepada warga lainnya keesokan harinya. Setelah menunaikan ibadah salat Jumat, warga bersama-sama mendatangi kembali lokasi guna memastikan kebenaran informasi itu.
Ketika melakukan penyisiran ulang di sekitar titik awal, warga kembali menemukan sejumlah bagian kerangka lainnya yang letaknya tidak berjauhan dari tengkorak. Temuan tambahan tersebut meliputi dua tulang kaki, dua tulang pinggul, serta satu tulang ekor.
Warga yang panik dan ketakutan lantas melaporkan kejadian tersebut kepada aparat berwajib melalui perwakilan warga bernama Patihin. Menindaklanjuti laporan itu, jajaran Polsek Bantarkalong bersama piket siaga Satreskrim Polres Tasikmalaya dan Tim Inafis langsung bergegas mendatangi tempat kejadian perkara.
Setibanya di lokasi, petugas segera memasang garis pengaman, melakukan dokumentasi, serta mengumpulkan seluruh serpihan tulang untuk dibawa ke rumah sakit guna pemeriksaan lebih lanjut.
"Yang kami lakukan menerima laporan, mendatangi TKP, mengamankan sekitar lokasi, menghubungi Satreskrim dan Inafis, serta melakukan dokumentasi," jelas Agus.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mendalami misteri di balik temuan kerangka manusia tersebut untuk mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
"Kami masih dalami, untuk kepastiannya menunggu hasil pemeriksaan dari Inafis," pungkas Agus.