Loading
Kabayan News Jawa Barat Kabayan News Jawa Barat
/home / gaya hidup / 14 Anak di Padalarang Keracunan...
GAYA HIDUP

14 Anak di Padalarang Keracunan Makanan, Dinkes Telusuri Sumbernya

By Bobi Alexsander Hutagalung • 2 min read • 12 September 2026
Ilustrasi anak-anak mendapatkan perawatan medis di rumah sakit akibat keracunan makanan di Padalarang

Ilustrasi anak-anak mendapatkan perawatan medis di rumah sakit akibat keracunan makanan di Padalarang

Warga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendadak dikejutkan oleh insiden mendadak yang menimpa belasan anak-anak di wilayah tersebut. Sejumlah anak harus dilarikan secara darurat ke rumah sakit setelah merasakan gejala sakit parah usai menyantap makanan yang diduga berasal dari SPPG di kawasan Cipeundeuy.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, keluhan mulai dirasakan oleh para korban pada Jumat (11/9) malam sekitar pukul 19.00 WIB. Melihat kondisi kesehatan anak-anak yang kian memburuk, pihak keluarga langsung membawa mereka ke Rumah Sakit IMC Cimareme guna mendapatkan tindakan medis secepatnya.

Kepala Dinas Kesehatan KBB, Lia N. Sukandar membenarkan adanya insiden tersebut ketika dikonfirmasi pada Sabtu (12/9/2026). "Ya informasinya kami terima tadi malam, ada sejumlah anak yang diduga mengalami keracunan usai makan menu dari SPPG. Ditangani di RS IMC Cimareme, sampai saat ini kami masih pantau," ujarnya.

Berdasarkan hasil pengamatan tim redaksi, para korban menunjukkan gejala klinis yang identik dengan keracunan massal pada umumnya, mulai dari mual hebat, muntah, pusing kepala, hingga demam tinggi. Dari pendataan sementara, tercatat ada 14 anak yang sempat mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.

Lebih lanjut, Lia memaparkan mengenai kondisi terkini para korban yang sebagian besar telah menunjukkan perkembangan membaik. "Sampai tadi malam, jumlahnya ada 14 orang yang diduga mengalami gejala keracunan. Namun sebagian sudah pulang, sisa 6 masih dirawat di RS IMC Cimareme dan ada yang di RSUD Cibabat," tambahnya.

Berdasarkan hasil anamnesis atau wawancara awal yang dilakukan oleh petugas medis terhadap pasien, diketahui bahwa beberapa di antara mereka sempat mengonsumsi makanan tersebut sejak hari Rabu dan Kamis. Pemerintah daerah melalui instansi terkait kini bergerak cepat menelusuri sumber makanan untuk memastikan pemicu utama insiden ini.

"Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah kejadian tersebut benar disebabkan oleh makanan dari SPPG atau terdapat faktor lain yang memicu keluhan kesehatan para pasien," ungkap Lia menjelaskan langkah investigasi yang sedang berjalan.

Meski demikian, proses penyelidikan di lapangan masih menghadapi kendala teknis terkait ketersediaan barang bukti. Pihak Dinas Kesehatan menyatakan bahwa prioritas utama saat ini adalah keselamatan jiwa para korban yang sedang menjalani perawatan intensif.

"Nah sampel makanan belum sempat kami ambil. Kami fokus dulu terhadap pasien ya," pungkas Lia menutup penjelasan mengenai penanganan darurat kasus dugaan keracunan di Padalarang tersebut.

Topics
keracunan makanan padalarang bandung barat dinas kesehatan kbb berita jabar
Jurnalis Hukum & Kriminal

Bobi adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas di Jawa Barat. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal di Jawa Barat.