Loading
Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat
/home / teknologi / Arus Selat Sunda Seret Korban ABK KM...
TEKNOLOGI

Arus Selat Sunda Seret Korban ABK KM Arupadatu 1 ke Samudra Hindia

By Redaksi Kabayan News Jawa Barat • 2 min read • 25 September 2026
Ilustrasi perairan Selat Sunda dan Samudra Hindia tempat hilangnya ABK KM Arupadatu 1

Ilustrasi perairan Selat Sunda dan Samudra Hindia tempat hilangnya ABK KM Arupadatu 1

Penemuan jenazah salah satu anak buah kapal (ABK) KM Arupadatu 1 di Pulau Enggano, Bengkulu, membuka titik terang baru terkait pola pergerakan arus di perairan barat Indonesia. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, korban bernama Surakman ditemukan terdampar setelah terseret arus sejauh ratusan kilometer dari titik terakhir kapal terdeteksi di Pulau Sebesi, Selat Sunda.

Berdasarkan analisis oseanografis, jasad korban dapat terbawa arus sejauh itu akibat pergerakan massa air yang kuat dari Selat Sunda menuju perairan lepas. Mengutip laporan dari narasumber terkait, fenomena hanyutnya benda atau tubuh manusia di laut dipengaruhi oleh dinamika alam yang kompleks.

"Laut bukanlah perairan yang diam. Benda terapung akan terus mengalami hanyutan akibat gabungan arus laut, pasang-surut, angin, dan gelombang," ujar Anggota Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI), Dr. Daryono, dalam keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa Selat Sunda merupakan jalur pertukaran massa air yang krusial antara Laut Jawa dan Samudra Hindia. Pada periode monsun tenggara, aliran massa air yang keluar menuju Samudra Hindia cenderung menguat dan memicu arus residu bergerak ke arah barat daya.

Selain arus laut, faktor meteorologi seperti kecepatan angin, tinggi gelombang, serta bentuk objek dan daya apung turut memegang peranan penting dalam menentukan lintasan hanyutan. Menurut analisis awak media, keberadaan gugusan pulau di sekitar kawasan tersebut juga ikut memengaruhi arah sebaran karena mampu membentuk pusaran lokal.

Tragedi yang menimpa KM Arupadatu 1 ini bermula ketika kapal motor tersebut disewa oleh rombongan jurnalis nasional untuk meliput aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Kehadiran data lokasi penemuan korban pertama ini kini menjadi acuan krusial bagi tim SAR untuk memetakan koridor pencarian sisa korban lainnya secara akurat.

Topics
abk hilang selat sunda km arupadatu 1 pulau enggano daryono iabi gunung anak krakatau arus laut
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News Jawa Barat adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas seputar Jawa Barat dan sekitarnya.