Loading
Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat
/home / teknologi / Ribuan Warga Cianjur Krisis Air...
TEKNOLOGI

Ribuan Warga Cianjur Krisis Air Bersih, BPBD Turun Tangan

By Bobi Alexsander Hutagalung • 2 min read • 19 September 2026
Distribusi air bersih oleh BPBD untuk warga Cianjur yang terdampak kemarau panjang

Distribusi air bersih oleh BPBD untuk warga Cianjur yang terdampak kemarau panjang

Musim kemarau panjang yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kini mulai memicu krisis air bersih yang parah bagi ribuan warga setempat. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, tercatat sebanyak 5.711 jiwa di 20 kecamatan terdampak langsung oleh bencana kekeringan ini.

Kondisi tersebut membuat masyarakat kesulitan memperoleh air bersih setelah sumber-sumber mata air mulai mengering. Debit sungai yang selama ini diandalkan warga untuk kebutuhan sehari-hari juga mengalami penyusutan drastis, sehingga memaksa mereka mencari alternatif lain demi kelangsungan hidup.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur Samudra Wira Purnama menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat bersama berbagai instansi terkait untuk mendistribusikan pasokan air bersih menggunakan truk tangki ke wilayah-wilayah terdampak. "Kami berkoordinasi dengan Perumdam Cianjur, Polres Cianjur, Dinas PUTR Cianjur, PMI Cianjur, guna mendistribusikan bantuan air bersih ke puluhan kecamatan terdampak yang dapat dijangkau truk tangki," ujarnya.

Dalam setiap pengiriman, volume air bersih yang disalurkan rata-rata berkisar antara 10.000 hingga 20.000 liter guna mencukupi kebutuhan harian warga di wilayah utara hingga selatan Cianjur. Beberapa kecamatan yang mengalami dampak paling parah meliputi Haurwangi, Ciranjang, Sukaluyu, Cibeber, hingga Cibinong.

Namun, tantangan besar muncul karena tidak semua wilayah terdampak dapat dijangkau dengan mudah oleh armada truk tangki. Tercatat ada sekitar 56 desa di 20 kecamatan yang mengalami kesulitan akses geografis bagi kendaraan pengangkut air.

Sebagai solusi jangka panjang dan penanganan darurat di wilayah yang sulit dijangkau, BPBD mengambil langkah taktis dengan membangun sumur bor, menyediakan tandon air, serta merealisasikan jaringan pipanisasi. "Ketika wilayah sulit dijangkau, kami salurkan air bersih melalui pipanisasi yang ditampung di tandon air dengan kapasitas 5 ribu liter, sehingga warga tidak lagi harus berjalan jauh untuk mendapatkan air bersih," pungkas Samudra.

Topics
cianjur krisis air bersih kemarau panjang bpbd kekeringan jawa barat bencana alam
Jurnalis Hukum & Kriminal

Bobi adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas di Jawa Barat. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal di Jawa Barat.