Sebuah insiden kecelakaan tunggal melibatkan kendaraan berat terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, tepatnya di kawasan dekat Grand Pinus. Kendaraan berupa truk molen yang melaju dari arah Barat menuju Timur mendadak mengalami kehilangan kendali hingga akhirnya terjungkal di pinggir jalan raya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi, insiden kecelakaan tunggal yang melibatkan kendaraan pengangkut material berat seperti truk molen ini menuntut perhatian ekstra terhadap kelaikan kendaraan serta kondisi fisik pengemudi saat melintas di jalur protokol yang padat. Kepadatan lalu lintas sore hari seringkali memperparah risiko fatalitas ketika terjadi kehilangan kendali mendadak di jalan raya.
Menurut keterangan dari Aiptu Nandy selaku anggota Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, peristiwa nahas tersebut berlangsung pada Senin petang sekitar pukul 17.45 WIB. Sopir truk dilaporkan sempat mengalami terjepit di bagian kabin sebelum akhirnya berhasil dievakuasi petugas.
"Informasi yang kami terima kecelakaan ini terjadi pukul 17.45. Truk molen ini melaju dari arah Barat menuju Timur. Lalu, tiba di TKP, sopir hilang kendali, hingga menabrak tiang penerangan jalan umum (PJU) dan pepohonan," ujar Aiptu Nandy saat memberikan keterangan.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, pengemudi truk molen menderita luka-luka akibat benturan keras dan posisi kakinya yang sempat terjepit di ruang kemudi, sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Terkait pemicu utama olengnya kendaraan, pihak kepolisian menyatakan bahwa penyebab pastinya masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Aparat berwenang masih menunggu kondisi kesehatan sopir membaik guna dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kronologi kejadian di tempat kejadian perkara.
"Tadi, si sopir sempat terjepit kabin truk bagian kakinya. Untuk arus lalu lintas, sehabis olah TKP kami pun menunggu derek guna mempercepat arus lalu lintas kembali lancar," kata Nandy menambahkan terkait upaya evakuasi kendaraan yang menutup sebagian lajur jalan.