Profil Guruh Soekarnoputra selalu lekat dengan dunia seni dan budaya Indonesia yang telah membesarkan namanya selama puluhan tahun. Lahir sebagai putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dan Fatmawati, almarhum tumbuh menjadi sosok multitalenta yang mendedikasikan hidupnya untuk melestarikan serta mengembangkan kebudayaan Nusantara melalui musik, tari, dan seni pertunjukan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi, jejak langkah almarhum di dunia seni sudah terlihat sejak usia muda melalui pendirian kelompok kesenian Swara Mahardhika. Melalui wadah tersebut, ia berhasil memadukan unsur tradisional Indonesia dengan tata panggung modern, menciptakan standar baru dalam industri hiburan tanah air pada masanya.
Nama Guruh semakin melambung ketika ia memprakarsai proyek musik legendaris Guruh Gipsy pada tahun 1977 bersama musisi kenamaan seperti Chrisye dan Keenan Nasution. Kolaborasi brilian ini sukses menggabungkan musik rock barat dengan gamelan tradisional Jawa dan Bali, yang kemudian dinobatkan sebagai salah satu album terbaik sepanjang masa oleh majalah Rolling Stone Indonesia.
Selain aktif di dunia seni pertunjukan dan musik, almarhum juga sempat mendedikasikan waktunya untuk mengabdi di panggung politik nasional. Tercatat ia pernah mengemban amanah sebagai anggota DPR RI dari PDI Perjuangan selama beberapa periode, memperjuangkan nilai-nilai Marhaenisme yang diwariskan oleh sang ayah tercinta.
Sepanjang hayatnya, berbagai penghargaan bergengsi telah disematkan kepada sang maestro, mulai dari penghargaan pencipta lagu pop terbaik hingga Lifetime Achievement Award. Kepergian Guruh Soekarnoputra pada usia 73 tahun meninggalkan warisan karya abadi yang akan terus hidup di hati masyarakat lintas generasi.