Ajang bergengsi dunia bulutangkis tanah air kembali dihelat dengan skala yang masif di Kota Kembang. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, gelaran turnamen berskala nasional ini menjadi magnet utama bagi para talenta muda untuk unjuk gigi dan membuktikan kemampuan terbaik mereka di hadapan publik.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, sebanyak lebih dari seribu pebulutangkis dari 214 klub di seluruh penjuru Indonesia resmi berlaga di ajang Sirkuit Nasional A Hydroplus yang diselenggarakan di GOR Bandung Jalan Jakarta serta GOR Pajajaran mulai 28 September hingga 3 Oktober 2026.
Ketua Panitia Bariza Sulfi menjelaskan bahwa turnamen ini tidak hanya menawarkan total hadiah fantastis sebesar Rp 587 juta, tetapi juga menjadi wadah krusial bagi para atlet muda untuk mengumpulkan poin nasional serta menambah jam terbang kompetitif. "Seluruh atlet akan bersaing dalam lima nomor pertandingan, tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri dan ganda campuran dalam lima kelompok pemain: remaja, taruna, dan dewasa," kata Bariza Sulfi.
Dari analisis awak media, pelaksanaan tahun ini terasa semakin istimewa berkat penerapan format baru pertandingan 15 poin sebanyak tiga gim yang sebelumnya sukses diujicobakan pada seri di Yogyakarta. Format inovatif tersebut diharapkan mampu menyajikan pertandingan yang semakin ketat, dinamis, dan menarik untuk disaksikan oleh para pencinta bulutangkis.
Sementara itu, Ketua Pengprov PBSI Jabar Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa kompetisi berkesinambungan seperti ini memegang peran vital dalam menjaga rantai regenerasi pebulutangkis handal di tanah air. "Kompetisi seperti Sirnas menjadi panggung wajib bagi atlet untuk berkembang dan memunculkan potensi baru yang kelak memperkuat bulutangkis Indonesia," ujar Akhmad Wiyagus.