Dewan Pengurus Cabang Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional atau GEKRAFS Kota Cirebon periode 2026 hingga 2029 akhirnya resmi dikukuhkan pada Sabtu, 26 September 2026. Sebanyak 22 pengurus baru siap mengemban amanah untuk menggerakkan roda organisasi yang terbagi ke dalam delapan bidang serta empat badan otonom.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi, momentum pelantikan ini menandai babak baru bagi kebangkitan industri kreatif di Kota Wali. Langkah strategis langsung dicanangkan demi memperkuat ekosistem lokal sekaligus merangkul para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, komunitas, hingga para kreator di daerah.
Ketua DPC GEKRAFS Kota Cirebon, Syafrul Setia Bakti, mengungkapkan bahwa pihaknya memilih fokus secara terarah alih-alih mengeksekusi seluruh subsektor secara serentak. Strategi ini dinilai lebih efektif agar program kerja yang dirancang mampu memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
"Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Caruban Nagari. Di dalamnya berisi tentang budaya-budaya Cirebon. Kita akan memperkenalkan kepada publik apa saja yang ada di Kota Cirebon, lalu ada etalase UMKM," ujar Syafrul menjelaskan konsep utama dari program andalan tersebut.
Platform Caruban Nagari sendiri dirancang secara khusus sebagai etalase digital terpusat. Selain memamerkan kekayaan tradisi dan kebudayaan lokal, wadah ini berfungsi untuk mendata secara akurat serta mempromosikan produk-produk unggulan dari para pelaku UMKM di Cirebon.
Melalui sistem digitalisasi yang terintegrasi, produk lokal diharapkan mampu menembus pasar yang jauh lebih luas. Jangkauan pemasaran tidak lagi terbatas di wilayah lokal saja, melainkan berpeluang merambah pasar nasional hingga kancah internasional.
Selain mendongkrak sektor UMKM, GEKRAFS Kota Cirebon juga menaruh perhatian besar pada potensi generasi muda di bidang media digital. Melalui program Cirebon Cultural Content Creator Challenge, organisasi ini berupaya membina para kreator konten lokal agar piawai mengemas kearifan lokal menjadi sajian digital yang menarik.
Langkah kolaboratif ini dinilai sebagai strategi jitu untuk menjawab tantangan zaman di mana pola konsumsi informasi masyarakat telah bergeser ke ranah digital. Dengan memadukan unsur budaya, teknologi, dan kreativitas, GEKRAFS optimistis ekosistem ekonomi kreatif di Kota Cirebon akan semakin tangguh dan berdaya saing global.