PT Pertamina terus melakukan penyesuaian berkala terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) nasional, khususnya untuk produk nonsubsidi yang pergerakannya sangat dipengaruhi oleh dinamika pasar minyak mentah dunia. Langkah penyesuaian ini diambil demi menjaga kestabilan operasional penyediaan energi bagi masyarakat luas di berbagai daerah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis dari awak media, kebijakan penyesuaian harga terakhir yang diterapkan sejak awal September mencakup sejumlah produk unggulan seperti Pertamax Turbo, Pertamax Green, Pertamina Dex, dan Dexlite. Sementara itu, untuk bahan bakar penugasan dan subsidi seperti Pertalite serta Biosolar terpantau tetap stabil tanpa ada perubahan harga.
Bagi masyarakat yang berada di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya, harga produk Pertamax saat ini dipatok sebesar Rp15.950 per liter, Pertamax Green 95 di angka Rp19.150 per liter, serta Pertamax Turbo berada pada kisaran Rp19.600 per liter. Sedangkan untuk kategori kendaraan mesin diesel, Pertamina Dex dijual seharga Rp25.200 per liter dan Dexlite dibanderol Rp23.700 per liter.
Sebagaimana dilaporkan dari laman resmi Pertamina Patra Niaga, rincian harga BBM di berbagai provinsi tentu bervariasi mengikuti kebijakan penyesuaian regional masing-masing. Di wilayah Aceh dan Sumatera Utara misalnya, harga Pertamax tercatat berada di angka Rp16.300 per liter, sedangkan di wilayah Sumatera Barat dan Riau mencapai Rp16.650 per liter.
Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa konsumen diimbau untuk selalu memantau informasi resmi sebelum melakukan pengisian bahan bakar di SPBU terdekat. "Masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan kanal informasi resmi Pertamina untuk mengetahui secara akurat update harga harian di setiap daerah," ujar salah seorang pengamat ekonomi energi.