Pasar Ciroyom yang terletak di Kecamatan Andir, Kota Bandung, dipastikan segera menjalani proses revitalisasi menyeluruh. Langkah besar ini diambil demi menjamin aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan bagi para pedagang maupun konsumen yang beraktivitas di pusat perdagangan tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan resmi, revitalisasi ini difokuskan pada area lantai dasar seluas 9.000 meter persegi. Keputusan tersebut mendesak diambil menyusul hasil audit teknis yang mengkhawatirkan, di mana tingkat kelaikan instalasi listrik di pasar tersebut tercatat hanya 27 persen saja.
Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung, Pradana Aditya Wicaksana, menegaskan bahwa audit ketat tersebut mengacu pada regulasi bangunan gedung yang berlaku. Pihaknya menemukan berbagai kerentanan struktural dan mekanikal yang berpotensi memicu bahaya kebakaran.
"Salah satu hasil uji kelayakan bangunan menunjukkan instalasi listrik hanya 27 persen yang sangat membahayakan keselamatan, terutama potensi pemicu kebakaran," ungkap Pradana saat ditemui di lokasi pasar.
Dari aspek legalitas pertanahan, pengelolaan kawasan Pasar Ciroyom berada di bawah mandat resmi Perumda Pasar Juara berdasarkan Berita Acara Serah Terima serta sertifikat Hak Guna Bangunan yang sah dari Badan Pertanahan Nasional.
Sementara itu, pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa langkah pembaruan ini menjadi momentum penting untuk menata kembali pasar tradisional agar lebih modern dan tangguh terhadap risiko bencana tanpa mengabaikan aspek kelangsungan ekonomi para pedagang.