Pemerintah Kabupaten Sumedang mengambil langkah progresif dengan memperbaiki sebanyak 120 unit rumah tidak layak huni milik orang tua siswa Sekolah Rakyat di Jawa Barat. Program perbaikan ini direalisasikan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya yang digagas untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga kurang mampu.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menyampaikan bahwa inisiatif tersebut bertujuan agar para siswa tidak hanya memperoleh akses pendidikan yang layak, tetapi juga mendapatkan dukungan peningkatan taraf hidup secara menyeluruh. Berdasarkan laporan, rumah-rumah yang masuk dalam daftar perbaikan ini diverifikasi secara ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Selain perbaikan infrastruktur tempat tinggal, Pemkab Sumedang turut menghadirkan program pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan keterampilan kerja bagi para orang tua siswa. Sejumlah orang tua dijadwalkan mengikuti pelatihan pembuatan kue di Balai Latihan Kerja dengan fasilitas lengkap, mulai dari uang saku harian, konsumsi, hingga bantuan modal dan peralatan usaha selepas lulus.
Dari analisis tim redaksi, langkah komprehensif ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengentaskan kemiskinan berbasis keluarga secara terpadu. Dukungan finansial turut diperkuat melalui penyediaan akses Kredit Usaha Rakyat Daerah dengan subsidi bunga yang signifikan dari anggaran pendapatan dan belanja daerah agar tidak memberatkan warga.
Melalui berbagai program pendampingan yang melibatkan dinas terkait seperti sektor pertanian dan peternakan, pemerintah berharap masyarakat penerima manfaat dapat mandiri secara finansial. Upaya berkelanjutan ini diyakini mampu memutus mata rantai kemiskinan sekaligus mendongkrak kesejahteraan sosial di Kabupaten Sumedang.