Loading
Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat
/home / teknologi / Persib Pindah Markas Sementara,...
TEKNOLOGI

Persib Pindah Markas Sementara, Maung Bandung Kembali ke Jalak Harupat

By Bobi Alexsander Hutagalung • 2 min read • 2 Oktober 2026
Stadion Si Jalak Harupat markas sementara Persib Bandung

Stadion Si Jalak Harupat markas sementara Persib Bandung

Klub kebanggaan warga Jawa Barat, Persib Bandung, kembali harus meninggalkan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) dan memilih Stadion Si Jalak Harupat (SJH), Kabupaten Bandung, sebagai markas sementara untuk seluruh laga kandang sepanjang Oktober 2026.

Berdasarkan analisis awak media, keputusan ini diambil lantaran kondisi rumput lapangan GBLA masih memerlukan perawatan intensif agar benar-benar siap dan layak digunakan untuk pertandingan level kompetitif tinggi tanpa risiko cedera pemain.

Mengutip keterangan resmi klub, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat memastikan tiga laga kandang penting bulan ini akan dipindah ke Jalak Harupat, meliputi pertandingan melawan Dewa United pada 11 Oktober, Viettel FC di ajang AFC Champions League Two pada 14 Oktober, serta duel kontra Persik Kediri pada 18 Oktober.

Sebagaimana dilaporkan setelah peninjauan lapangan pada Selasa, 29 September lalu, manajemen melihat adanya perkembangan positif dalam proses pemulihan rumput yang sudah digenjot sejak bulan sebelumnya.

Meskipun menunjukkan perbaikan signifikan, penyelesaian perawatan secara menyeluruh tetap menjadi prioritas utama pihak klub agar stadion kebanggaan warga Bandung tersebut bisa kembali beroperasi secara optimal.

Manajemen Persib menargetkan proses perawatan rumput GBLA dapat tuntas sepenuhnya selama Oktober ini, sehingga Maung Bandung bisa kembali berkandang di GBLA mulai November 2026 mendatang dengan standar kualitas lapangan yang lebih prima.

Topics
persib bandung stadion gbla si jalak harupat liga 1 afc champions league two
Jurnalis Hukum & Kriminal

Bobi adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas di Jawa Barat. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal di Jawa Barat.