Saham SpaceX mencatatkan lonjakan nilai pada perdagangan akhir pekan lalu menyusul keberhasilan perusahaan roket milik Elon Musk tersebut dalam menjalankan serangkaian misi penting di luar angkasa. Keberhasilan ini mencakup pengiriman astronot menuju International Space Station atau ISS serta penempatan satelit inovatif milik Google ke orbit.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan, SpaceX sukses meluncurkan misi NASA Crew-13 yang membawa empat astronot dari Cape Canaveral Space Force Station di Florida. Pada saat yang bersamaan, roket perusahaan juga membawa prototipe satelit Project Suncatcher milik Google melalui misi rideshare SpaceX Transporter-18 untuk menguji performa kecerdasan buatan di luar angkasa.
Melalui pengujian tersebut, Google berencana untuk memantau bagaimana unit pemrosesan tensor atau TPU mereka menghadapi tekanan fisik penerbangan luar angkasa serta kondisi radiasi ekstrem. Dalam keterangan resminya, pihak Google menyatakan bahwa uji coba ini dirancang untuk mengumpulkan data penting mengenai ketahanan perangkat keras di orbit.
Dari analisis tim redaksi, rangkaian pencapaian gemilang ini semakin memperkokoh posisi dominan SpaceX di industri penerbangan komersial global. Terlebih lagi, kesuksesan uji coba orbit Starship serta pengerahan puluhan satelit Starlink baru-baru ini menunjukkan efektivitas teknologi roket yang dapat digunakan kembali.
"What an extraordinary week for SpaceX! We launched our quiver of space vehicles: Starship, Dragon, Falcon 9, and Falcon Heavy," ungkap Jon Edwards selaku Senior Vice President of Falcon and Dragon di SpaceX melalui akun media sosialnya, menggambarkan pencapaian luar biasa perusahaannya pekan ini.