Warga di sekitar kawasan Kampung Langkob, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, digemparkan oleh penemuan sesosok jenazah pria yang terbujur kaku di bawah jembatan Tol Bocimi Seksi II. Lokasi penemuan yang berada jauh dari permukiman padat penduduk langsung menarik perhatian warga setempat setelah seorang pencari rumput tak sengaja melihat bungkusan mencurigakan di area tersebut pada Selasa 29 September 2026.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan kepolisian, kondisi jenazah saat ditemukan sangat mengenaskan dan mulai membusuk. Tubuh korban terbungkus rapi menggunakan karung waring yang dilapisi plastik hitam mulai dari bagian kepala hingga pinggang, sementara bagian kakinya turut dibungkus plastik dari lutut hingga telapak kaki. Menurut pengamatan tim redaksi, pola pembungkusan ini mengindikasikan adanya upaya sengaja untuk menyembunyikan identitas serta keberadaan korban dari pantauan publik.
Kapolsek Nagrak Iptu Subit Sudrajat menjelaskan bahwa saat ditemukan, korban mengenakan pakaian serba hitam serta celana panjang training yang memiliki aksen lis kuning di bagian sampingnya. Mengutip keterangan kepolisian, kondisi fisik jenazah sudah mengalami kerusakan yang cukup parah hingga dipenuhi belatung, yang menandakan bahwa korban telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan di lokasi terpencil tersebut.
"Mayat tersebut diduga sudah lama dikarenakan rusak hingga keluar belatung," ujar Iptu Subit dalam keterangan resminya kepada awak media. Pernyataan tersebut diperkuat oleh temuan di lapangan di mana tidak ada satupun identitas diri maupun barang-barang pribadi milik korban yang tertinggal di sekitar lokasi penemuan, membuat proses pelacakan awal menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.
Tim Inafis Polres Sukabumi yang tiba di tempat kejadian perkara langsung melakukan olah TKP secara mendalam guna mengumpulkan berbagai petunjuk penting. Setelah proses identifikasi awal rampung, jenazah korban sempat dievakuasi ke RSUD Sekarwangi sebelum akhirnya dilarikan ke RS Kramat Jati untuk kepentingan autopsi dan pemeriksaan forensik lanjutan guna mengungkap misteri di balik kematian tragis ini.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum dapat memastikan apakah korban merupakan target tindak pembunuhan berencana ataupun apakah jenazah sengaja dilemparkan langsung dari atas jalur jalan tol. Penyelidikan intensif terus dikembangkan oleh aparat penegak hukum untuk menguak identitas asli korban serta menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas pembuangan jenazah tersebut.