Warga Kabupaten Sukabumi digemparkan dengan penemuan sesosok jasad pria tanpa identitas yang terbujur kaku di dasar jurang bawah jembatan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) KM 69. Lokasi yang berada di Kampung Langkob, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar tersebut dikenal terpencil dan nyaris tak terjamah, sehingga langsung memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat setempat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi dari laporan di lapangan, posisi penemuan jasad yang berada di kedalaman puluhan meter menguatkan indikasi kuat bahwa korban sengaja dibuang oleh pelaku dari atas lintasan jalan tol. Kondisi medan yang curam dan tertutup lebatnya vegetasi liar diduga sengaja dimanfaatkan pelaku untuk menyembunyikan jejak kejahatan keji tersebut.
Menurut keterangan Ketua Satgas Linmas Desa Cibunarjaya Taufik Hidayat, kondisi korban saat ditemukan sangat mengenaskan karena terbungkus kombinasi karung bekas bawang, karung jumbo, serta plastik hitam. "Itu terikat tiga ikatan. Kaki, tangan, sama kepala," ujar Taufik menggambarkan kondisi jasad yang sudah membusuk dan mengeluarkan aroma menyengat.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Satreskrim Polres Sukabumi mengakui proses identifikasi menghadapi kendala pelik akibat kondisi fisik korban yang sudah rusak parah. Menurut Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana, pembusukan lanjut membuat wajah korban tidak dikenali serta sidik jarinya sudah melepuh.
Di tengah jalan buntu identifikasi primer tersebut, aparat kepolisian mengantongi secercah petunjuk penting berupa pakaian yang masih melekat pada tubuh korban. Mengutip laporan kepolisian, korban diketahui mengenakan kaos putih bermotif Barong Bali serta celana training hitam dengan lis kuning tanpa adanya tanda khusus atau tato di tubuhnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi resmi dari tim forensik RS Polri Kramat Jati guna memastikan penyebab kematian dan perkiraan usia korban. Aparat turut mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera melapor ke kantor polisi terdekat.