Ajang musik bergengsi The Papandayan Jazz Fest atau TPJF 2026 kembali menyapa para pencinta musik tanah air dengan menghadirkan deretan penampil berkualitas tinggi. Memasuki penyelenggaraan tahun ke-11, festival yang mengusung tema Sound to the Soul ini siap menghentak Kota Kembang pada 3 hingga 4 Oktober 2026 mendatang di The Papandayan Bandung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan penyelenggara, sekitar 70 persen program festival tahun ini diisi oleh musisi dari spektrum jazz yang luas. Mulai dari aliran tradisional, fusion, soul, hingga berbagai eksplorasi lintas genre dipersiapkan secara matang untuk memanjakan para pengunjung yang hadir langsung di lokasi acara.
Salah satu panggung utama yang paling diantisipasi adalah Kota Baru Parahyangan Stage di Suagi Grand Ballroom. Pada hari pertama, panggung ini akan dibuka oleh proyek istimewa bertajuk Tribute to Koes Plus yang menampilkan kolaborasi apik antara Adikara, Bilal Indrajaya, dan Teza Sumendra.
Tidak kalah menarik, hari kedua di panggung utama akan mempersembahkan A Night of Frank Sinatra. Proyek ambisius ini melibatkan Dwiki Dharmawan bersama Dira Sugandi, Dirly Dave, dan Bandung Jazz Orchestra untuk membawakan kembali karya-karya legendaris dengan aransemen yang megah.
Selain panggung utama, festival ini juga menyediakan berbagai titik panggung menarik seperti BRI Stage dan RON88 Stage yang menampilkan warna musik kontemporer serta kolaborasi lintas komunitas. Pengunjung juga dapat menikmati area Pasar Jazz yang menghadirkan puluhan tenant kuliner, fesyen, hingga merchandise menarik.
Menurut pengamatan awak media, konsistensi penyelenggaraan festival ini setiap tahunnya berhasil memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu pusat kreativitas musik jazz di Indonesia. Hal ini tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan maupun pencinta musik dari berbagai daerah.
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan kemeriahan acara ini, tiket dapat diperoleh melalui situs resmi penyelenggara maupun platform mitra penjualan tiket. Pihak promotor menyediakan beberapa kategori tiket mulai dari kelas harian hingga akses penuh ke seluruh panggung pertunjukan.