Perusahaan pengembang kecerdasan buatan terkemuka, Anthropic, kembali membuat gebrakan besar di industri teknologi global. Berdasarkan laporan terbaru, perusahaan tersebut resmi meneken kontrak senilai USD 11,6 miliar atau setara dengan belasan triliun rupiah dengan Akamai Technologies untuk memperkuat pasokan daya komputasi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kerjasama berdurasi tujuh tahun ini dirancang untuk memastikan kebutuhan infrastruktur pusat data Anthropic terpenuhi seiring lonjakan drastis pengguna software Claude. Menurut pengamatan tim redaksi, langkah agresif ini mencerminkan tingginya persaingan di antara raksasa teknologi untuk mengamankan pasokan cip dan perangkat keras pendukung AI.
Dalam kesepakatan tersebut, Akamai akan menyediakan akses krusial ke central processing units atau CPU guna menopang operasional layanan berbasis kecerdasan buatan yang kian kompleks. Pihak Akamai mengungkapkan bahwa "Kontrak ini merupakan pencapaian terbesar dalam sejarah perusahaan kami" sekaligus menjadi batu loncatan untuk berekspansi secara masif di sektor cloud.
Berdasarkan analisis awak media, kemitraan strategis ini turut diwarnai oleh penerbitan waran saham yang memberikan hak kepada Anthropic untuk membeli sebagian kepemilikan saham Akamai. Langkah finansial tersebut dinilai mampu mempererat aliansi jangka panjang di antara kedua perusahaan di tengah dinamika pasar teknologi yang bergerak sangat cepat.
Dampak positif dari kesepakatan fantastis ini langsung dirasakan di lantai bursa, di mana saham Akamai dilaporkan mengalami lonjakan signifikan pada sesi perdagangan sore. Dengan proyeksi peningkatan pendapatan yang masif hingga beberapa tahun ke depan, kemitraan ini diyakini akan mengubah peta kekuatan infrastruktur digital global secara permanen.