Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Jawa Barat akhirnya memberikan lampu hijau bagi DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumedang untuk segera menggelar ajang Musyawarah Daerah ke-XI. Keputusan penting ini tertuang secara resmi melalui surat instruksi bernomor B-45/GOLKAR/IX/2026 yang diterbitkan pada akhir September 2026 dan ditandatangani langsung oleh Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Shafiuddin.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan pengamatan tim redaksi, agenda Musda ini menjadi momentum krusial bagi partai berlambang pohon beringin tersebut untuk melakukan penyegaran kepemimpinan sekaligus memperkuat soliditas internal. Kursi pimpinan tertinggi DPD II Partai Golkar Kabupaten Sumedang dipastikan akan berganti, mengingat masa kepengurusan Sidik Jafar selaku ketua petahana segera berakhir.
Menjelang perhelatan akbar tersebut, bursa calon ketua mulai diramaikan oleh sejumlah kader potensial yang saat ini duduk sebagai wakil rakyat. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, sedikitnya tiga nama figur kuat mencuat ke permukaan dan siap bersaing ketat, yakni Sonia Sugian, Ari Budiman, serta Yuslita Sumartini Bilqis, yang ketiganya merupakan anggota DPRD Sumedang.
Sebagaimana dilaporkan oleh Steering Committee, rangkaian kegiatan strategis ini akan dipusatkan di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor. "Jadwal Musda digelar pada 6 Oktober 2026 di Hotel Puri Khatulistiwa, Jatinangor," ujar Asep Kurnia selaku Steering Committee Musda Golkar Sumedang saat memberikan konfirmasi kepada awak media.
Sebelumnya, panitia penyelenggara yang terdiri dari gabungan Steering Committee dan Organizing Committee telah melaksanakan rapat pleno konsolidasi di kantor DPD Golkar Sumedang. Berdasarkan tahapan yang telah disepakati, pendaftaran resmi bagi seluruh kader yang berminat maju sebagai bakal calon ketua akan dibuka secara transparan pada 5 Oktober 2026 di Gedung DPD Golkar Sumedang, menjamin proses demokrasi internal berjalan sesuai konstitusi partai.