Kehadiran cicak di dalam hunian seringkali dianggap sebagai hal yang lumrah karena hewan melata ini kerap terlihat merayap di dinding maupun plafon setiap malam. Kendati demikian, populasi yang tidak terkendali justru memicu masalah baru lantaran kotorannya mengotori perabotan dan berisiko mencemari makanan yang tersaji di meja.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi, alih-alih terus menerus membasmi cicak secara manual satu per satu, pemilik rumah sebaiknya fokus memperbaiki kondisi lingkungan tempat tinggal. Mengutip laporan dari Pest Clinic Singapore, terdapat karakteristik khusus pada suatu hunian yang terbukti sangat menarik minat reptil tersebut untuk singgah dan bersarang.
Sebagaimana dilaporkan oleh detikProperti, cicak sangat menggemari area yang hangat sekaligus lembap untuk dijadikan tempat persembunyian harian. Beberapa titik favorit meliputi bagian dalam lemari, rak buku, langit-langit ruangan, kamar mandi, hingga sudut rumah yang minim paparan sinar matahari.
Selain faktor suhu, ketersediaan pakan melimpah berupa serangga kecil seperti nyamuk turut menjadi magnet kuat kehadiran hewan tersebut. Berdasarkan pengamatan awak media, semakin kotor suatu rumah dan semakin banyak remahan makanan yang dibiarkan terbuka, maka semakin betah pula cicak menghuni area tersebut.
Faktor struktural bangunan juga memegang peranan penting dalam memudahkan mobilitas hama kecil ini masuk ke dalam ruangan. Celah sempit, retakan pada dinding, kusen pintu dan jendela yang longgar, hingga lubang ventilasi menjadi jalur utama cicak karena ukuran tubuhnya yang minimalis.
Tidak hanya makanan, keberadaan genangan air akibat kebocoran pipa atau sisa cipratan di wastafel juga menyediakan sumber hidrasi penting bagi kelangsungan hidup cicak. Oleh karena itu, menjaga kebersihan lingkungan domestik secara menyeluruh menjadi langkah preventif paling mendasar yang wajib dilakukan.
Langkah penanganan awal dapat dimulai dengan menyapu serta mengepel lantai secara rutin guna menghilangkan remahan sisa santapan keluarga. Selain itu, penghuni disarankan selalu menyimpan bahan pangan di dalam wadah tertutup rapat atau kulkas agar tidak memancing kedatangan hewan pengganggu.
Upaya berikutnya adalah menutup rapat setiap celah yang berpotensi menjadi akses masuk dengan memasang kawat kasa pada ventilasi dan memperbaiki dinding retak. Mengutip saran dari Homes & Gardens, penggunaan kamper di sudut ruangan atau semprotan air campuran merica terbukti efektif membuat cicak lari ketakutan.