Penyelidikan kasus penemuan jasad pria tanpa identitas yang terbungkus karung di bawah jembatan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) KM 69, Kabupaten Sukabumi, terus bergulir. Aparat kepolisian kini mengandalkan detail pakaian terakhir korban sebagai petunjuk kunci untuk mengungkap tabir misteri kematian tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan analisis tim redaksi, hancurnya jaringan wajah serta melepuhnya sidik jari akibat proses pembusukan yang lanjut membuat metode identifikasi konvensional menemui jalan buntu. Oleh karena itu, dokumentasi pakaian korban menjadi satu-satunya harapan utama bagi penyidik dalam melacak identitas aslinya.
Mengutip laporan kepolisian, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Iptu Dudi Suharyana mengungkapkan bahwa korban mengenakan kaos putih bergambar kepala Barong khas Bali di bagian dada serta celana training hitam dengan lis kuning. "Petunjuk paling terlihat sekarang hanya menggunakan kaos warna putih bergambar barong bertuliskan Bali, dan celana training hitam berlis kuning," ujar Dudi.
Berdasarkan pengamatan awak media, kondisi kain pakaian tersebut tampak sudah kusam, compang-camping, dan bernoda akibat cairan pembusukan jenazah saat ditemukan di dasar jurang. Selain atribut pakaian itu, petugas memastikan tidak ada tanda pengenal, tato, maupun perhiasan yang melekat di tubuh korban.
Pihak kepolisian lantas mengimbau kepada seluruh masyarakat luas yang merasa kehilangan anggota keluarga laki-laki dengan ciri-ciri pakaian serupa agar segera melapor ke Satreskrim Polres Sukabumi guna mempercepat proses pengungkapan kasus.