Loading
Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat
/home / berita / Negara Hadir, Kewarganegaraan Ibu...
BERITA

Negara Hadir, Kewarganegaraan Ibu Baedah dan Anak Resmi Diaku

By Bobi Alexsander Hutagalung • 3 min read • 3 Oktober 2026
Penyerahan Surat Keputusan Penegasan Status Kewarganegaraan Ibu Baedah di Majalengka

Penyerahan Surat Keputusan Penegasan Status Kewarganegaraan Ibu Baedah di Majalengka

Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum secara resmi menegaskan status kewarganegaraan Republik Indonesia bagi Ibu Baedah beserta kelima anaknya. Langkah tegas ini diambil usai melalui serangkaian proses verifikasi serta penelaahan mendalam terhadap hubungan keluarga dan asal-usul kewarganegaraan mereka yang sempat menjadi sorotan.

Berdasarkan laporan awak media, penyerahan Surat Keputusan Penegasan Status Kewarganegaraan tersebut dilangsungkan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Pengamatan tim redaksi menunjukkan bahwa momentum ini memberikan angin segar sekaligus titik terang atas status hukum yang selama ini dinantikan oleh keluarga tersebut.

Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkum Widodo menyatakan bahwa penyerahan dokumen ini bukan sekadar urusan administratif biasa. Melalui langkah tersebut, pemerintah berkomitmen memberikan kepastian identitas, status hukum yang jelas, serta jaminan masa depan yang cerah bagi keluarga Ibu Baedah.

"Hari ini kita tidak sekadar menyerahkan sebuah Surat Keputusan tentang Penegasan Status Kewarganegaraan, melainkan hari ini kita sedang memberikan kepastian tentang sebuah identitas, kepastian tentang sebuah status hukum, dan yang paling penting, kepastian tentang masa depan sebuah keluarga," ujar Widodo dalam keterangan resminya.

Menurut Widodo, pihak Ditjen AHU awalnya memperoleh informasi krusial mengenai kondisi Ibu Baedah dan anak-anaknya melalui koordinasi intensif bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Menindaklanjuti laporan itu, tim langsung bergerak cepat melakukan verifikasi faktual di lapangan pada awal Oktober lalu.

Hasil penelusuran di lapangan memperkuat bukti otentik, termasuk keterangan dari ibu kandung Ibu Baedah. Keterangan tersebut semakin menguatkan ikatan kekeluargaan serta membuktikan asal-usul Ibu Baedah yang sah sebagai bagian dari warga negara yang berasal dari Majalengka.

Lebih lanjut, Widodo menjelaskan kendala yang dialami selama berada di Yordania membuat Ibu Baedah tidak dapat melakukan pelaporan diri maupun pencatatan kelahiran anak-anaknya secara layak pada Perwakilan Republik Indonesia. Akibatnya, ketiadaan dokumen resmi sempat menghambat hak-hak dasar mereka.

"Persoalan dokumen tersebut tidak boleh kita pandang semata-mata sebagai persoalan administrasi. Di balik sebuah dokumen terdapat hak seorang manusia. Di balik status kewarganegaraan terdapat hak seorang anak untuk bersekolah, mendapatkan pelayanan kesehatan, memperoleh identitas, serta tumbuh dan berkembang dengan layak," tegas Widodo.

Kebijakan strategis ini turut direalisasikan berdasarkan arahan langsung dari Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas. Kemenkum mengambil keputusan taktis demi merespons kondisi darurat sosial yang dialami oleh warganya di luar negeri.

"Keputusan ini merupakan bentuk konkret kehadiran negara. Negara tidak boleh membiarkan seseorang yang memiliki hubungan hukum dan faktual dengan Indonesia berada dalam ketidakpastian status yang berkepanjangan, terlebih apabila keadaan tersebut berdampak terhadap kehidupan dan masa depan anak-anak," tambah Widodo.

Kendati Surat Keputusan telah diserahkan, Widodo mengingatkan bahwa proses ini belum sepenuhnya selesai. Pihaknya mendesak Pemerintah Kabupaten Majalengka bersama instansi terkait agar segera bergerak cepat merampungkan pemenuhan administrasi kependudukan lanjutan.

"Setelah identitas kependudukan terpenuhi, kita harus memastikan bahwa kelima anak ini mendapatkan akses terhadap pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, dan hak-hak dasar lainnya," pungkas Widodo mengakhiri keterangannya.

Topics
ibu baedah ditjen ahu kemenkum majalengka kewarganegaraan supratman andi agtas wni hukum
Jurnalis Hukum & Kriminal

Bobi adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas di Jawa Barat. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal di Jawa Barat.