Macan tutul Jawa yang sempat menghebohkan warga akibat masuk permukiman dan menyerang salah seorang warga di Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, kini menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan intensif. Berdasarkan pengamatan tim redaksi dari laporan yang dihimpun, satwa liar dilindungi tersebut saat ini telah pulih dari luka-luka yang dialaminya saat proses evakuasi pada awal tahun.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Garut BBKSDA Jawa Barat Vitriana Yulalita menjelaskan bahwa satwa jantan tersebut awalnya dievakuasi dari Desa Maruyung dalam kondisi memerlukan pertolongan medis segera. "Yang jelas untuk sementara ini dalam kondisi sehat, tapi masih perlu perawatan lebih lanjut," ungkap Vitriana saat dihubungi dari Garut.
Sebelum dipindahkan ke lokasi saat ini, macan tutul tersebut sempat menjalani masa pemulihan awal di Taman Satwa Cikembulan, Kabupaten Garut. Selama di sana, tim medis memantau ketat aspek kesehatan harian mulai dari pola makan, asupan cairan, hingga perkembangan perilaku alaminya secara berkala.
Setelah dinilai cukup stabil, pihak berwenang memutuskan untuk memindahkan satwa tersebut ke Yayasan Cikananga Konservasi Terpadu di Sukabumi guna mendapatkan fasilitas rehabilitasi yang lebih spesifik. Berdasarkan analisis awak media, langkah pemindahan ini krusial agar macan tutul dapat beradaptasi kembali dengan insting liarnya sebelum benar-benar dipersiapkan untuk proses pelepasliaran ke habitat aslinya.