Kota Bandung tidak pernah kehabisan daya tarik bagi para pelancong yang ingin memburu ragam kuliner khas untuk dibawa pulang sebagai buah tangan. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, tren berburu oleh-oleh di Kota Kembang kini semakin beragam, mencakup produk legendaris yang telah berdiri puluhan tahun hingga kudapan kekinian yang digemari berbagai kalangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Salah satu primadona yang selalu diburu wisatawan adalah pisang bolen dari Kartika Sari yang menawarkan tekstur pastry renyah dengan isian pisang manis serta keju dan cokelat gurih. Kudapan ikonik ini dibanderol dengan kisaran harga Rp42.000 hingga Rp65.000 per kotak dan dapat diperoleh langsung di gerai utamanya yang terletak di Jalan H. Akbar, Pasirkaliki.
Bagi pencinta cokelat dan kue bertekstur lembut, Brownies Kukus Amanda serta Tiramisusu by Chocomory menjadi pilihan alternatif yang sangat populer di kalangan wisatawan. Berdasarkan analisis awak media, kemasan praktis dalam bentuk kotak membuat dessert kekinian tersebut sangat digemari karena mudah dibawa dalam perjalanan jauh tanpa mengurangi kelezatan rasanya.
Tidak hanya kue manis, deretan kuliner gurih khas Tatar Pasundan seperti Tahu Susu Lembang dan Batagor Riri juga mendominasi daftar belanjaan para pelancong. Sebagaimana dilaporkan, paket setengah matang pada batagor menjadi solusi favorit agar makanan tetap renyah saat dinikmati kembali bersama keluarga di rumah.
Bagi para penikmat minuman berkafein, Koffie Fabriek Aroma yang telah beroperasi sejak tahun 1930 menawarkan pengalaman rasa otentik melalui proses sangrai menggunakan kayu karet tradisional. Kehadiran ragam pilihan buah tangan ini membuktikan bahwa Bandung tetap konsisten mempertahankan kualitas rasa kuliner legendarisnya di tengah gempuran tren modern.