Dunia bisnis korporasi global sering kali diwarnai dengan persaingan ketat, ego besar, serta dinamika internal yang penuh intrik. Namun di balik layar pertarungan kekuasaan tersebut, gestur personal yang menyentuh hati terkadang tetap terselip di antara para petinggi perusahaan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Hal inilah yang diungkapkan oleh mantan CEO Disney Bob Chapek terkait hubungannya dengan sang pendahulu sekaligus penerusnya, Bob Iger. Chapek mengaku pernah memberikan sebuah koin emas khusus untuk kapal pesiar mewah senilai 45 juta dolar AS yang sedang dibangun oleh Bob Iger saat itu.
Menurut pengakuan Chapek dalam sebuah siniar, pemberian tersebut didasari oleh tradisi maritim di mana sebuah koin ditempatkan di bawah tiang utama kapal sebelum didirikan. Ia memilih untuk tetap melakukan hal yang benar meskipun hubungannya dengan Iger tidak selalu berjalan harmonis.
Chapek menceritakan bahwa dirinya sempat diajak melihat proses pembangunan kapal pesiar tersebut di Eropa Utara ketika situasi masih relatif lebih baik. Meskipun ia merasa diperlakukan kurang baik dan tidak dihormati, keputusan memberikan koin emas tetap diambil demi menjunjung profesionalisme.
Masa kepemimpinan Bob Chapek sendiri di Disney diwarnai berbagai tantangan berat, mulai dari hantaman pandemi COVID-19 hingga restrukturisasi besar-besaran. Ketegangan internal dengan Bob Iger yang saat itu menjabat sebagai ketua eksekutif turut mewarnai perjalanan kariernya hingga akhirnya ia lengser dari kursi kepemimpinan.
Berdasarkan analisis awak media, pengungkapan kisah di balik layar ini menunjukkan betapa kompleksnya dinamika kekuasaan di jajaran eksekutif puncak perusahaan hiburan raksasa dunia tersebut. Buku memoar yang dirilis Chapek menjadi upaya untuk meluruskan narasi publik mengenai masa jabatannya di Disney.