Loading
Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat
/home / nasional / Densus 88 Tangkap 11 Terduga...
NASIONAL

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris, Jawa Barat Ikut Disasar

By Redaksi Kabayan News Jawa Barat • 3 min read • 4 Oktober 2026
Ilustrasi penegakan hukum dan penggeledahan oleh Densus 88 Antiteror Polri

Ilustrasi penegakan hukum dan penggeledahan oleh Densus 88 Antiteror Polri

Aparat penegak hukum kembali mengambil langkah tegas dalam memberantas ancaman radikalisme di tanah air. Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri sukses mencokok sebanyak 11 tersangka yang diduga kuat terlibat dalam jaringan terorisme melalui operasi penegakan hukum serentak yang menyasar enam provinsi sekaligus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan resmi kepolisian, operasi senyap tersebut mulai digulirkan sejak hari Jumat. Sejumlah wilayah yang menjadi target penggerebekan meliputi Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, hingga Maluku Utara.

Juru bicara Densus 88 AT Polri, Kombes Mayndra Eka Wardhana, membeberkan bahwa penindakan ini dilakukan secara terukur di berbagai wilayah tersebut. Berdasarkan analisis awak media, langkah serentak ini menunjukkan pola pergerakan sel-sel terorisme yang kini sudah lintas daerah dan terorganisir dengan rapi.

"Penegakan hukum dilakukan serentak di enam Provinsi, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Riau, dan Maluku Utara," ujar Mayndra saat memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Meskipun detail identitas per wilayah belum dirinci secara keseluruhan, aparat telah mengantongi nama-nama 11 tersangka yang diamankan, masing-masing berinisial HN, SM alias NM, HA, YDKAP, Y, S, A, CG, MF, AF, dan MW. Berdasarkan hasil penyidikan awal, para pelaku ini disinyalir terafiliasi dengan jaringan Daulah Islamiyah serta kelompok radikal lainnya.

"Para tersangka diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan yang terafiliasi paham Daulah Islamiyah, juga jaringan terorisme lainnya," lanjut Mayndra menegaskan.

Dalam pengembangannya, tim penyidik menemukan modus operandi baru di mana para tersangka memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk merajut konsolidasi. Pertemuan secara daring kerap dilakukan guna melakukan indoktrinasi, pembinaan jaringan, hingga menyebarkan paham radikal tanpa harus bertatap muka secara langsung.

Peran para tersangka pun tergolong beragam dan masif, mulai dari penggerak konsolidasi jaringan, pelatih fisik, penyebar propaganda di media sosial, hingga keterlibatan langsung dalam pemufakatan jahat tindak pidana terorisme. Bahkan, sebagian dari mereka terdeteksi sempat menjalani pelatihan khusus seperti latihan fisik dan menembak.

Sementara itu, riuhnya operasi penegakan hukum ini sempat dirasakan langsung oleh warga di kawasan pemukiman padat Parakan Saat, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, pada Jumat pagi. Personel bersenjata lengkap mendadak melakukan penggeledahan di sebuah rumah kontrakan menyusul diamankannya seorang terduga pelaku di jalan raya.

Ketua RT setempat, Agus, mengungkapkan bahwa saat proses penggeledahan berlangsung di rumah tersebut, hanya ada istri dan kedua anak dari terduga pelaku. "Jumat, penggeledahan saja, penangkapan di jalan, langsung penggeledahan. Pas digeledah ada istri dan anak, anaknya dua," kenang Agus menggambarkan suasana tegang saat itu.

Hingga kini, Densus 88 masih terus mendalami berbagai barang bukti yang disita serta menelusuri jaringan luas di balik aksi kelompok militan tersebut guna memastikan keamanan nasional tetap kondusif.

Topics
densus 88 terorisme jawa barat bandung polri hukum nasional
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News Jawa Barat adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas seputar Jawa Barat dan sekitarnya.