Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akhirnya merespons cepat kabar viral mengenai sekelompok warga yang memilih tinggal di daerah terpencil di kawasan pegunungan. Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail turun langsung meninjau kondisi warganya tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan di lapangan, ketiga keluarga yang berjumlah total 16 jiwa ini menempati wilayah Gunung Solok Pandan, Kampung Cijanten, Desa Batulayang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Mereka diketahui telah bermukim di lokasi tersebut sejak tahun 2010 di atas tanah warisan keluarga.
Berdasarkan analisis awak media, lokasi permukiman tersebut tergolong sangat terisolasi karena berjarak sekitar 2,5 kilometer dari jalan raya utama dan hanya dapat diakses melalui jalan setapak yang cukup menantang.
Menanggapi kondisi tersebut, Jeje Ritchie Ismail menyatakan pihaknya menyiapkan sejumlah solusi konkret, terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak usia sekolah agar tidak perlu lagi menempuh jalur ekstrem setiap harinya.
"Setelah saya lihat langsung kondisi di sini, terutama anak-anak yang setiap hari harus turun naik untuk sekolah, saya menawarkan untuk sementara tinggal di bawah. Kebunnya tetap bisa dikerjakan, orang tua tetap bisa naik ke sini untuk bertani, tetapi anak-anak bisa tinggal lebih dekat dengan sekolah," ujar Jeje memberikan penjelasan.
Sebagaimana dilaporkan, pihak pemerintah desa sebelumnya telah berulang kali menawarkan opsi relokasi penuh ke kawasan permukiman warga. Namun, para warga tersebut memilih bertahan lantaran mata pencaharian utama mereka sebagai petani dan pekebun berada di area tersebut.
Menyikapi hal itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk tidak melakukan paksaan, melainkan memberikan bantuan perbaikan fasilitas tempat tinggal agar menjadi jauh lebih layak huni.
"Kalau memang memilih tetap tinggal di sini karena sumber penghidupannya ada di sini, kita cari solusi agar mereka tetap bisa tinggal dengan kondisi yang lebih layak. Kita lihat apa yang perlu diperbaiki dari rumahnya dan kita usulkan bantuannya," tandas Jeje menutup penjelasan.