Loading
Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat
/home / teknologi / Krisis Air Purwakarta, Warga...
TEKNOLOGI

Krisis Air Purwakarta, Warga Cipeuteuy Lewati Jalan Terjal Demi Air

By Bobi Alexsander Hutagalung • 2 min read • 5 Oktober 2026
Warga Kampung Cipeuteuy Purwakarta mengambil air bersih di tengah kemarau

Warga Kampung Cipeuteuy Purwakarta mengambil air bersih di tengah kemarau

Dampak kemarau panjang yang melanda Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dirasakan secara langsung oleh warga Kampung Cipeuteuy, Desa Cilegong, Kecamatan Jatiluhur. Krisis air bersih memaksa masyarakat setempat untuk berjuang ekstra keras setiap harinya demi memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga mereka.

Berdasarkan analisis awak media di lapangan, kekeringan ini dipicu oleh musim kemarau yang telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan terakhir. Kondisi tersebut diperparah dengan tidak optimalnya jaringan distribusi air dari PAM PJT II, sehingga memaksa warga mencari alternatif sumber air lain yang letaknya jauh dari permukiman.

Setiap pagi dan sore hari, warga harus berjalan kaki sejauh hampir 500 meter dengan membawa wadah penampungan. Medan yang harus dilewati pun tidak mudah, yakni berupa jalanan yang curam dan terjal demi mencapai lokasi Mata Air Cipeuteuy.

Sesampainya di sumber mata air, perjuangan warga belum usai karena debit air yang kian menyusut membuat proses pengisian wadah memakan waktu lebih lama. Dari pengamatan tim redaksi, aktivitas berat ini bahkan terpaksa dilakukan sebagian warga sejak pagi buta menggunakan bantuan lampu senter.

Salah seorang warga Kampung Cipeuteuy, Kanda Komdoy, menceritakan bahwa hampir seluruh sumur milik warga kini sudah mengering total. Dalam sehari, ia harus bolak-balik membawa sekitar 10 galon air untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.

"Musim kemarau itu sudah lama, tiga bulan. Sumur-sumur sudah kering semua, kebanyakan," ujar Kanda saat ditemui di lokasi.

Ia juga menambahkan bahwa kondisi medan yang curam sangat menyita tenaga dan waktu warga yang harus melintasinya dalam kondisi gelap. Menurut Kanda, situasi ini sangat memberatkan aktivitas harian warga setempat.

"Memberatkan kalau habis itu subuh di sini banyak pakai senter," imbuhnya.

Menghadapi situasi krisis ini, warga Kampung Cipeuteuy sangat berharap adanya perhatian serta uluran tangan dari Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Mereka menantikan adanya distribusi bantuan air bersih secara berkala untuk meringankan beban warga di tengah hantaman musim kemarau.

Topics
krisis air bersih purwakarta kemarau panjang cipeuteuy jatiluhur sumur kering pam pjt ii jawa barat
Jurnalis Hukum & Kriminal

Bobi adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas di Jawa Barat. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal di Jawa Barat.