Loading
Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat
/home / teknologi / Mengenal Waduk Jatiluhur, Raksasa...
TEKNOLOGI

Mengenal Waduk Jatiluhur, Raksasa Air Purwakarta di Tengah Isu Data Center

By Herbin Manullang • 2 min read • 29 September 2026
Pemandangan Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta

Pemandangan Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta

Waduk Jatiluhur di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, kembali menjadi perbincangan hangat setelah rencana pembangunan pusat data atau data center berbasis Artificial Intelligence di kawasan tersebut memicu pro dan kontra di tengah masyarakat.

Berdasarkan analisis tim redaksi, perhatian utama publik tertuju pada masifnya kebutuhan air untuk fasilitas teknologi canggih tersebut yang diperkirakan mampu mencapai 33 juta liter air per hari atau setara dengan konsumsi enam desa dalam waktu satu bulan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut memberikan tanggapan tegas mengenai isu krusial ini agar polemik ketersediaan air tidak baru diperdebatkan setelah fasilitas beroperasi penuh dan berpotensi merugikan sektor pertanian lokal.

"Jangan sampai pas di perjalanan di Indonesia itu kalau sudah ribut-ribut politik, kasihan pengusaha harus fight dari sekarang. Airnya cukup enggak? Mengganggu petani enggak?" ujar Dedi.

Selain tantangan dari sektor industri digital, waduk yang membendung Sungai Citarum ini juga harus menghadapi ancaman fluktuasi debit air akibat musim kemarau yang dinilai lebih ekstrem pada tahun ini dibandingkan periode sebelumnya.

Sebagai bagian dari sistem tiga bendungan kaskade Citarum bersama Cirata dan Saguling, kondisi air di Waduk Jatiluhur sangat bergantung pada pengelolaan hulu serta curah hujan regional di wilayah Jawa Barat.

Topics
waduk jatiluhur purwakarta data center dedi mulyadi sungai citarum jawa barat kekeringan
Jurnalis Investigasi & Analis Politik

Herbin adalah jurnalis investigasi yang fokus pada isu-isu politik dan pemerintahan di Jawa Barat. Lulusan Universitas Padjadjaran (UNPAD), ia memiliki kepekaan tinggi terhadap dinamika politik lokal dan kebijakan publik. Tulisannya mengungkap fakta-fakta penting yang sering terlewatkan, dengan gaya naratif yang tajam dan kaya akan data.