Kawasan Bandung Raya kembali dihadapkan pada ancaman krisis kebersihan yang cukup pelik menyusul kondisi tempat pembuangan akhir yang kian mengkhawatirkan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengonfirmasi bahwa daya tampung penampungan akhir di Kabupaten Bandung Barat berada dalam ambang batas penuh.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, mengungkapkan bahwa kapasitas Zona 5 Perluasan TPA Sarimukti diperkirakan bakal habis total dalam waktu dekat. Berdasarkan pengecekan langsung di lapangan, lonjakan volume sampah membuat lokasi tersebut terancam mengalami kelebihan muatan sebelum pergantian tahun.
Mengutip laporan resmi pemerintah daerah, pihak Pemprov Jabar kini berpacu dengan waktu guna mengupayakan perpanjangan masa pakai zona tersebut agar penumpukan limbah tidak meluas ke area permukiman warga. Berbagai langkah taktis langsung disiapkan untuk meredam potensi krisis lingkungan yang lebih besar di kawasan metropolitan tersebut.
Sebagai solusi jangka pendek, pemerintah menggandeng tim ahli dari Institut Teknologi Bandung untuk mengkaji metode pemadatan sampah secara mekanis. Melalui kajian teknis tersebut, alat berat akan segera dikerahkan untuk memaksimalkan ruang tampung yang ada demi memperpanjang umur operasional TPA hingga penghujung tahun.
Sementara itu, dari analisis awak media, tantangan pengelolaan limbah di wilayah perkotaan padat penduduk menuntut adanya keterlibatan aktif dari masyarakat di tingkat hulu. Tanpa adanya pemilahan sampah mandiri dari rumah tangga, berbagai rekayasa teknis di tempat pembuangan akhir dinilai hanya bersifat sementara.
Selain pemadatan, pemerintah daerah juga menyiapkan skema jangka panjang melalui penerapan teknologi pirolisis guna mengolah tumpukan sampah lama menjadi bahan bakar minyak jenis solar. Langkah strategis ini diharapkan mampu mereduksi volume sampah secara signifikan sekaligus memberikan nilai tambah bagi pemanfaatan energi terbarukan di masa mendatang.