Darurat sampah kembali membayangi wilayah Jawa Barat menyusul proyeksi terbaru mengenai Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir atau TPA Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan analisis tim redaksi dari laporan yang dihimpun, fasilitas pembuangan akhir tersebut diprediksi mengalami kelebihan kapasitas jauh lebih cepat dari perkiraan semula.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan keterangan Kepala UPTD TPPA Sarimukti Arief, kapasitas Zona 5 yang awalnya direncanakan mampu bertahan hingga Agustus 2027 kini diperkirakan sudah akan habis pada November 2026. "Kalau kita perkirakan jumlah sampah masuk dengan sisa kapasitas hanya bisa sampai November 2026. Yang seharusnya di bulan Agustus 2027," ujar Arief dalam keterangannya yang dikutip pada Selasa, 6 Oktober 2026.
Lebih lanjut diungkapkan bahwa Zona 5 ini memiliki total kapasitas sekitar 1,8 juta meter kubik atau setara dengan 700 ribu ton sampah. Hingga saat ini, volume sampah yang telah tertampung sudah menyentuh angka 560 ribu ton atau mencakup sekitar 80 persen dari total keseluruhan kapasitas yang tersedia.
Bahkan, ketinggian timbunan sampah di lokasi tersebut saat ini dilaporkan telah mencapai 16 hingga 17 meter. Angka ini sudah mendekati batas maksimal desain Zona 5 yang berada di kisaran ketinggian 20 meter, sehingga memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak terkait.
Menurut pengamatan awak media, percepatan kepenuhan ini dipicu oleh dua faktor utama, yakni volume pengiriman sampah harian yang masih sangat tinggi dari berbagai kabupaten dan kota serta proses pemadatan yang belum optimal akibat keterbatasan alat berat di lapangan.
Menanggapi situasi mendesak ini, pihak UPTD Sarimukti terus berupaya melakukan penutupan timbunan dengan tanah serta mendesak pemerintah daerah pengirim untuk segera menekan volume sampah. Pengendalian yang ketat dinilai menjadi kunci utama agar sisa ruang penampungan dapat dimanfaatkan secara maksimal sebelum fasilitas baru siap beroperasi.