Loading
Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat Bandar Bola Kabayan News Jawa Barat
/home / berita / Grace Natalie Kecam Denny Indrayana,...
BERITA

Grace Natalie Kecam Denny Indrayana, Jangan Bodohi Publik Soal Gibran

By Herbin Manullang • 2 min read • 5 Oktober 2026
Grace Natalie memberikan keterangan pers terkait polemik pendidikan Gibran

Grace Natalie memberikan keterangan pers terkait polemik pendidikan Gibran

Polemik mengenai latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali memanas di ruang publik setelah menuai perdebatan sengit di antara para elite politik. Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie secara tegas melayangkan kritik tajam terhadap pernyataan Denny Indrayana yang sebelumnya mempertanyakan status kelulusan sekolah menengah Gibran.

Berdasarkan pengamatan awak media, perdebatan ini bermula dari klaim yang menyebut Gibran tidak memiliki ijazah sekolah menengah konvensional dan mendesak agar didiskualifikasi. Menanggapi hal tersebut, Grace menilai bahwa argumentasi yang dilontarkan mengandung cacat mendasar karena memaksakan standar baku sistem pendidikan nasional untuk menilai alur studi di luar negeri.

"Pernyataan itu punya masalah yang sangat mendasar, yaitu kita sedang memaksakan sistem pendidikan Indonesia untuk membaca sistem pendidikan di negara lain," ujar Grace dalam rekaman video yang diakses pada Senin, 5 Oktober 2026.

Lebih lanjut, tim redaksi mencatat bahwa Grace memaparkan ragam jalur akademis internasional yang ditempuh Gibran di berbagai negara seperti Singapura dan Australia. Jalur seperti O level, A level, foundation, pathway, hingga diploma dinilai tidak bisa disamakan begitu saja dengan nomenklatur kelas 10 hingga 12 di Indonesia tanpa memahami regulasi penyetaraan resmi dari kementerian terkait.

Topics
grace natalie denny indrayana gibran rakabuming raka psi pendidikan gibran politik nasional
Jurnalis Investigasi & Analis Politik

Herbin adalah jurnalis investigasi yang fokus pada isu-isu politik dan pemerintahan di Jawa Barat. Lulusan Universitas Padjadjaran (UNPAD), ia memiliki kepekaan tinggi terhadap dinamika politik lokal dan kebijakan publik. Tulisannya mengungkap fakta-fakta penting yang sering terlewatkan, dengan gaya naratif yang tajam dan kaya akan data.